Negara Jamin Pendidikan Bagi Anak Yatim-Piatu yang Orangtuanya Meninggal Akibat Covid
Peristiwa

Negara Jamin Pendidikan Bagi Anak Yatim-Piatu yang Orangtuanya Meninggal Akibat Covid

Bambanglipuro, (bantul.sorot.co)--Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Muhamad Mardiono, melakukan kunjungan kerja di Padukuhan Paker RT 04, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Sabtu (08/01/2022).

Kunjungan kerja anggota Wantimpres Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu guna memastikan keberlangsungan kehidupan salah seorang anak warga setempat, yang orangtuanya meninggal akibat terjangkit Covid-19.

"Sesuai dengan arahan bapak presiden Joko Widodo. Bahwa diminta agar semua aparatur negara termasuk juga pejabat pejabat tinggi negara termasuk saya menjadi anggota Dewan pertimbangan presiden bidang Kesra, untuk terus memantau meninjau keadaan di lapangan apa yang terjadi di tengah tengah masyarakat kita. Termasuk hari ini saya menjalankan arahan bapak presiden untuk mengetahui persis bagaimana penghidupan anak yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat Covid 19," ujarnya.

Kunjungan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap anak yatim-piatu yang orangtuanya meninggal akibat terpapar Covid-19. Keberlangsungan kehidupan mereka, menjadi perhatian serius pemerintah, mulai dari hak pendidikan, kesehatan sampai kehidupannya sehari-hari. Untuk pendidikan, lanjutnya anak-anak diminta tak khawatir sebab pemerintah akan menjamin pendidikannya sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). 

"Jadi yang pertama adik adik ini bersekolah kita jamin pendidikan sampai ke jenjang SMA. Seluruh biaya ditanggung negara. Untuk kesehatan dan keluarga yang mengasuh kita juga akan beri perhatian khusus agar mendapatkan penghidupan yang layak," tandasnya.

Di indonesia sendiri, tercatat ada lebih dari 30 ribu anak anak usia 3-14 tahun menjadi yatim piatu karena orangtuanya wafat terpapar Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 anak diantaranya di Kabupaten Bantul.

Mereka Ini akan dikawal oleh negara, agar kehidupan mereka kedepan cerah. Tentu ini harus didukung semua pihak. Oleh karenanya ia berharap kerjasama berbagai pihak bisa terjalin dengan baik demi kehidupan mereka.

Diketahui di Padukuhan Paker RT 04, Kalurahan Mulyodadi terdapat dua orang anak perempuan masing masing bernama Mayla Putri Pratama (12) dan Maysa Hasanah Putri (3). Kakak beradik ini menjadi yatim piatu lantaran ayahnya Maryadi dan ibunya Emilia meninggal dinyatakan positif Covid-19.

Emilia meninggal pada awal pagebluk Covid-19 2019, sedangkan suaminya pada 1 Juli 2021. Saat ini, keduanya diasuh oleh nenek dan bibinya.