Ngaku Petugas PPKM  Bawa Kabur Dua Gawai,  Pemuda Ini  Dituntut  1 Tahun 6 Bulan Penjara
Hukum & Kriminal

Ngaku Petugas PPKM Bawa Kabur Dua Gawai, Pemuda Ini Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Bantul, (bantul.sorot.co) – Pengadilan Negeri (PN) Bantul menggelar sidang secara online dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penutut Umum (JPU) perkara ancaman kekerasan dengan terdakwa Angky Wicaksana Setiatama (25) warga Gampingan, Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta di PN Bantul, Senin (3/1/2022).

JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul Heni Indri Astuti menuntut 1 tahun 6 bulan. Dimana terdakwa dinilai secara sah telah melanggar Pasal 368 KUHP ayat 1. Modusnya dengan mengaku sebagai petugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan mengambiil dua buah gawai milik remaja saat kumpul di warung makanan daerah Soragan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Minggu dini hari (12/9/2021) pukul 02.00 WIB.

Heni Indri Astuti, mengatakan hal yang memberatkan dalam kasus ini karena yang bersangkutan mengaku sebagai petugas PPKM. Sehingga hal ini memperburuk citra Satgas atau Petugas PPKM dalam upaya menanggulangi Covid-19.

"Jadi dengan ini membuat para petugas PPKM citranya jadi buruk. Takutnya ke depannya, petugas PPKM sedang berjalan (bertugas-red), orang orang jadi nggak percaya," katanya

Terdakwa dalam pembelaan mengaku menyesali dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Sembari menitikkan air mata, terdakwa meminta kepada majelis hakim supaya memvonis dirinya lebih ringan. Dia selama ini menjadi tulang punggung keluarga, dan meninggalkan sang istri di rumah yang kini tengah berjuang melawan penyakit kanker serviks stadium 4. 

Kasus itu berawal saat sejumlah remaja nongkrong di warung daerah Soragan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Minggu dini hari (12/9/2021) pukul 02.00 WIB didatangi terdakwa, dengan memakai sepeda motor dan mengaku sebagai petugas PPKM.

Lalu menginterogasi sejumlah remaja tersebut karena berkerumun tidak menjaga jarak di tengah penerapan PPKM. Sejumlah remaja itu pun ketakutan karena terdakwa melakukan pengancaman sembari mengacungkan sebuah pistol air softgun.

Sejumlah remaja yang mengantongi identitas KTP diminta meninggalkan lokasi. Namun terdapat dua remaja yang diketahui masih di bawah umur dan belum memiliki identitas. Oleh terdakwa dihukum jalan jongkok. Ketika jalan jongkok itu, gawai mereka kemudian dibawa kabur. Hal itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kasihan sampai akhirnya yang bersangkutan diamankan dan diajukan ke persidang di PN Bantul.