Dekatkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor, Samsat Desa Wukirsari Diresmikan
Pemerintahan

Dekatkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor, Samsat Desa Wukirsari Diresmikan

Imogiri,(bantul.sorot.co)--Masyarakat di wilayah Kecamatan Imogiri dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh dan mengantre lama di Kantor Induk Samsat Bantul untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Para wajib pajak sudah dapat membayarkan pajak tahunan kendaraan bermotor di Samsat Desa yang berada di komplek Kantor Desa Wukirsari.

Samsat desa ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo bersama Dirlantas Polda DIY, Kombes I Made Agus Prasetya pada Selasa (14/1/2020).

Peresmian juga dihadiri Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono dan jajaran Satlantas, perwakilan PT. jasa Raharja Yogyakarta, perwakilan Bank BPD Yogyakarta, dan Kepala KPPD (Kantor Pelayanan Pajak Daerah) Bantul.

Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Cerryn Nova Madang Putri melalui Kanit Regindent Ipda Mulyanto menyampaikan, Samsat Desa Wukirsari ini merupakan samsat desa yang ketiga di wilayah Bantul. Sebelumnya, sudah diresmikan Samsat Desa Sidomulyo di Kecamatan Bambanglipuro pada 2017 dan Samsar Desa Argomulyo di Kecamatan Sedayu pada 2018 lalu.

Ia menjelaskan, program Samsat desa bertujuan untuk mendekatkan dan mempermudah layanan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat. Samsat desa bertugas melayani wajib pajak khususnya warga yang hendak membayar pajak kendaraan bermotor atau perpanjangan STNK tahunan.

Menurutnya, pemilihan lokasi di wilayah Kecamatan Imogiri bertujuan untuk mendekatkan layanan bagi warga yang berada di wilayah Bantul timur.

Ini kita hadir di tengah masyarakat memang panggilan karena masyarakat membutuhkan, sesuai dengan arahan Bapak Jokowi. Semoga saja masyarakat berkenan dan bisa memanfaatkan layanan yang ada. Kesadaran mereka juga meningkat, yang sebelumnya malas pajak bisa membayarkan pajak di sini (samsat desa),” ungkapnya.

Kepala KPPD Bantul, Rully Marsiyanti mengatakan, dengan adanya samsat desa ini diharapkan dapat mengurangi antrian wajib pajak di kantor induk. Mayarakat juga dimudahkan karena tidak harus mengantri lama dan datang ke kantor induk yang jaraknya cukup jauh. Selain program samsat desa, KPPD Bantul juga membuka layanan lain seperti Samsat Keliling, E-posti, Temaram (tempat pembayaran pajak kendaraan di waktu malam) dan pojok BPD. 

Dengan adanya tempat pembayaran pajak tersebut, pendapatan pajak kendaraan bermotor di Bantul terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan sekitar 10 persen. Pendapatan pajak kendaraan bermotor pada tahun 2019 mencapai sebesar Rp 185 miliar dari target sebesar Rp 184 miliar. Dari pendapatan pajak tersebut akan dikembalikan ke APBD Kabupaten sebesar 30 persen.

Dari sisi jumlah kendaraan di wilayah Bantul terus mengalami kenaikan, sehingga potensi pendapatan pajak kendaraan bermotor juga meningkat.

Pada tahun 2017 jumlah kendaraan di Bantul 424.00 unit, tahun 2018 sebanyak 449.511 unit dan tahun 2019 sebanyak 475.956 unit. Untuk jumlah potensi kendaraan di Imogiri tahun 2019 ada sebanyak 10.467 unit,” terangnya.

Sementara itu Dirlantas Polda DIY, Kombes I Made Agus Prasetya, menyampaikan apresiasinya terhadap pengembangan program samsat desa dengan dibukanya layanan Samsat Desa Wukirsari. Menurutnya, program samsat desa merupakan program yang sudah menasional dan DIY ini sudah mendapatkan penghargaan samsat desa dan e-posti di tahun 2018.

Selain mengembangkan informasi dan teknologi di era digitalisasi, diperlukan juga pengembangan layanan sampai komunitas terjauh atau terkecil.

Pengembangan samsat desa ini sejalan dengan visi Pak Presiden Jokowi pada poin ketiga yakni reformasi birokrasi. Salah satu poinnya adalah agar kita sebagai aparat yang mengedepankan pelayanan publik harus selalu berinovasi dengan menghilangkan budaya lama. Jadi kita harus berada di bawah dan masyarakat yang di atas. Pak Kapolri dan Pak Kapolda DIY dalam arah kebijakannya juga sama, jadi tolong para dirlantas, para kasatlantas kembangkan pelayanan yang menjangkau komunitas terkecil,” paparnya.