Ego Sektoral Salah Satu Pemicu BUMDes Sulit Berkembang
Ekonomi

Ego Sektoral Salah Satu Pemicu BUMDes Sulit Berkembang

Bantul, (bantul.sorot.co)--Ego sektoral di internal pemerintahan desa menjadi salah satu faktor mendasar kenapa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa-desa di Kabupaten Bantul selama ini susah berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP2KBPMD), Sri Nuryanti, baru baru ini kepada sorot.co saat menghadiri kegiatan peluncuran Sanggar Inovasi Desa di Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon.

"(Salah satu BUMDes tidak berkembang) ego sektoral, jadi ada perang sendiri (soal BUMDes) di internal (pemerintah) desa," ujarnya

Sri berpandangan, kalau pengelola pemerintahan desa yakni pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak kompak memajukan desanya akan tetapi lebih cenderung pada keinginan masing-masing, tentu hal ini akan menjadi ganjalan pelik BUMDes bisa berjalan optimal. Sri menyebut keduanya harus sama-sama memiliki komitmen besar untuk memajukan BUMDes. 

"Itu (BUMDes) harus memiliki komitmen besar perangkat desa maupun BPD. Kalau tidak memiliki komitmen sulit maju," tedasnya.

Sementara itu Sri menyampaikan, dari total sebanyak 75 Desa di Kabupaten Bantul setidaknya 38 desa telah memiliki BUMDes. Dari jumlah tersebut yang tercatat sebagai BUMDes maju baru ada 3 desa yakni Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan serta Desa Srigading, Kecamatan Sanden.

Lebih lanjut Sri menyampaikan bahkan BUMDes Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon telah dinobatkan oleh Kementerian Desa sebagai salah satu Desa dengan BUMDes terbaik di Indonesia.

Sri menandaskan terus berupaya membangkitkan ke 35 BUMDes yang kini kondisinya kembang kempis supaya berfungsi maksimal. Guna mencapai hal itu pada tahun ini, ia menyebut paling banyak 15 BUMDes akan dilakukan penguatan.

"Maksimal 15 (BUMDes) lah, supaya seperti bisa mandiri seperti (Bumdes) Panggungharjo, akan kita ikutkan pelatihan-pelatihan," pungkasnya.