Diresmikan Bupati, Gedung Baru Unit Hemodialisa RSUD Bantul Berkapasitas 50 Pasien
Peristiwa

Diresmikan Bupati, Gedung Baru Unit Hemodialisa RSUD Bantul Berkapasitas 50 Pasien

Bantul,(bantul.sorot.co)--Guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, RSUD Panembahan Senopati terus memperbarui sejumlah fasilitas untuk pasien. Minggu (01/12/2019) pagi, Bupati Bantul, Suharsono meresmikan gedung baru Unit Hemodialisa (cuci darah) yang mulai dibangun pada Oktober 2018 lalu.

Direktur RSUD Panembahan Senopati, I Wayan Marthana Widiana Kedel, mengungkapkan, pembangunan gedung baru Unit Hemodialisa merupakan kerjasama antara RSUD Panembahan Senopati dengan PT. Sinar Roda Utama. Selain gedung baru, PT. Sinar Roda Utama juga menyediakan mesin cuci darah sebanyak 25 unit, sehingga total mesin cuci darah yang dimiliki RSUD Panembahan Senopati saat ini sebanyak 50 unit.

Menurutnya, dengan gedung dan peralatan cuci darah yang baru ini diharakan pelayanan kepada pasien juga akan lebih baik. Saat ini, jumlah pasien rutin cuci darah di RSUD Panembahan Senopati mencapai sekitar 230-240 pasien. Adapun pelayanan di unit cuci darah sendiri dilaksanakan sebanyak 3 shift setiap hari.

Jadwal pasien cuci darah itu antriannya cukup panjang. Dengan penambahan fasilitas mesin menjadi 50 unit kemudian ruangan lebih baik diharapkan waktu tunggu pasien bisa berkurang dan kualitas layanan jadi lebih baik. menurut penelitian, sekitar 40 persen pasien cuci darah itu mengalami perburukan kondisi karena stress, sehingga jita buatkan ruangan yang nyaman, ada hiburan televisi dan inter personal dengan perawat juga baik,” ujar Wayan Marthana.

Sementara itu Bupati Suharsono dalam arahannya mengatakan, Pemkab Bantul merasa bersyukur dan memberikan apresiasi atas tuntasnya pembangunan gedung Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati. Pihaknya menyampakan terimakasih kepada jajaran PT Sinar Roda Utama atas bantuan pembangunan dan kerjasama operasional gedung Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati. 

Saya berharap, keberadaan gedung Unit Hemodialisa ini akan membuat pelayanan Rumah Sakit Panembahan Senopati semakin memenuhi harapan masyarakat di dalam rangka membantu proses penyembuhan pasien gagal ginjal,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, rumah sakit umum daerah sebagai fasilitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari sumber daya kesehatan yang sangat diperlukan dalam mendukung upaya kesehatan. Sehingga berbagai infrastruktur bangunan, peralatan dan SDM-nya harus bergerak mengikuti perkembangan jaman.

Karena itu saya juga berharap agar para dokter, dokter-dokter spesialisnya, dan paramedis di RSUD Panembahan Senopati senantiasa dapat terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, sehingga RSUD Panembahan Senopati akan terus tumbuh berkembang menjadi rumah sakit yang mempunyai sugesti dan trush bagi masyarakat,” tandasnya.