KPK Ingatkan Sumber PAD Rawan Terhadap Manipulasi
Pemerintahan

KPK Ingatkan Sumber PAD Rawan Terhadap Manipulasi

Bantul, (bantul.sorot.co)--Kepala Satuan Tugas Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan Koordinator Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kunto Ariawan mengatakan pengawasan terhadap sumber sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di pemerintah daerah, dinilai masih belum optimal. Sehingga hal tersebut rawan terhadap penyimpangan.

"Pendapatan Asli Daerah itu menurut kami masih kurang yang mengawasinya ," ujarnya usai menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Kepada Wajib Pajak Daerah di Kabupaten Bantul tentang Program Monitoring, Pelaporan, dan Pembayaran Pajak Daerah secara online, Senin (25/11) di Gedung Mandala Saba lantai III, Kompleks Kantor Bupati Bantul Parasamya.

Kunto mengungkapkan, pada sumber sumber PAD ini, dalam prosesnya sangat rawan untuk dimanipulasi, jauh berbeda dengan misal pada kegiatan pelayanan pengadaan barang dan jasa. Pada kegiatan ini telah banyak yang mengawasi seperti Inspektorat, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP) , Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Aparat Penegak Hukum (APH). 

"Agak susah kalau memanipulasi dipembelanjaan, beli kursi barangnya kan jelas. Disisi pendapatan ini yang masih kurang," tandasnya.

Untuk meminimalisir hal tersebut, lanjutnya, caranya bekerjasama dengan bank daerah. Sekarang ini, terangnya, ada teknologi yang bisa memonitor setiap transaksi, data transaksi tersebut bisa langsung masuk ke pemerintah daerah dan bank daerah. Cara seperti ini dinilai sangat efektif sebagai upaya pencegahan dari perbuatan manipulatif.

Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis, menyambut positif kerjasama dengan pihak KPK. Keberadaan KPK sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka optimalisasi sumber sumber pendapatan. KPK tentu dengan kemampuan baik kemampuan pemahaman regulasi dan integritas dalam menegakkan aturan tidak diragukan lagi.

"Kehadiran KPK memberi support dalam banyak hal yang tadi disampaikan ada 8 area perubahan yang akan disupport yang itu akan memberikan keuntungan lebih besar pada pemerintah kabupaten Bantul. Untuk menjadi daerah clean dan good government dan kita bisa melakukan kegiatan yang transparan akuntabel dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.