Kerugian Masih Dihitung, Pemkab Belum Tentukan Besaran Bantuan Rumah Korban Bencana
Sosial

Kerugian Masih Dihitung, Pemkab Belum Tentukan Besaran Bantuan Rumah Korban Bencana

Bantul,(bantul.sorot.co)--Bupati Bantul Suharsono belum berani merilis estimasi jumlah kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang telah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul. Dirinya tidak mau gegabah menyampaikan angka yang hingga saat ini masih dalam tahap proses verifikasi di masing-masing kecamatan.

Dia menegaskan tidak mau mengira-ngira total kerugian sebelum mengantongi basis data yang bisa dipertanggungjawabkan.

(Data kerugian) belum, belum masuk (datanya) kita belum bisa mengira-ngira. Nanti kalau sudah akan kita kasih tahu. Ini baru saya sudah perintahkan Pak Camat dan Bu Camat, segera mendata kerugian, rumahnya yang rusak nanti akan kita bantu. Masih proses,” ujarnya, usai mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengunjungi lokasi terdampak banjir di Imogiri, Jumat (22/03).

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto menambahkan, guna melakukan pendataan kerugian pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Desa dan Kecamatan terdampak. Senada dengan Bupati, Dwi masih enggan menyampaikan perkiraan kerugian bencana sebelum mendapat data real dari lapangan. 

Kepastian data, lanjutnya, berpengaruh pada rencana alokasi bantuan yang nantinya akan direalisasikan. Menurutnya, pemberian bantuan akan disesuaikan dengan nilai kerugian yangh dialami, sehingga tidak sama antara korban banjir dan tanah longsor. Sehingga kondisi yang real di lapangan sangat diperlukan untuk menentukan kebijakan yang tepat. Dwi khawatir apabila belum ada data nyata justru akan mempengaruhi kebijakan yang tidak maksimal.

Kita ingin data real tidak mengada-ada, sesuai dengan kondisi di lapangan,” tandasnya.