Wisata Goa Jepang Lumpuh Total, Akses Tertimbun Material Longsor
Peristiwa

Wisata Goa Jepang Lumpuh Total, Akses Tertimbun Material Longsor

Pundong, (bantul.sorot.co)--Sebagian akses menuju objek wisata situs Goa Jepang di kampung Surocolo, Padukuhan Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong tertimbun material tanah longsor. Akibat peristiwa tersebut aktivitas di obyek wisata peninggalan penjajahan Jepang masa Perang Dunia II tersebut kini lumpuh total.

Dari pantauan sorot.co, Kamis (21/03/2019) pukul 17.00 WIB, sebelum sampai ke lokasi yang paling parah terdampak longsoran. Kondisi di sejumlah titik di sepanjang jalan menuju Goa Jepang tampak tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan bermotor.

Sebab di jalan tersebut banyak ditemui kerikil bercampur lumpur yang masih berserakan di tengah-tengah jalan. Disisi lain pada bagian sisi kanan jalan, tepatnya di tebing perbukitan bisa dilihat banyak sekali titik-titik longsor yang materialnya sampai tumpah ke jalan.

Selanjutnya, pemandangan sangat kontras akan terlihat setelah tiba di lokasi terparah bencana longsor. Akan dijumpai tebing berongga dengan lebar sekitar 50 meter dan panjang sekitar 30 meter. Tebing tersebut ambrol menimbun jalan menuju Goa Jepang, setelah tidak kuat diguyur hujan lebat pada Minggu (17/03).

"Longsor menutup total jalan (Goa Jepang) diketahui warga yang mau buka dagangan (di sekitar Goa Jepang) Senin (18/03) pagi," kata Mukijan, warga setempat yang kebetulan melihat-melihat lokasi longsor.

Awalnya, kata dia, pedagang makanan Goa Jepang bernama Tukijan berniat membuka dagangannya di sana. Namun ia terkejut setelah tiba di lokasi karena mendapati jalan sudah tertutup total oleh material longsoran. Menurut dia, ketebalan tumpukan tanah yang menimbun jalan mencapai 2-3 meter. 

Dikatakan Mukijan disepanjang jalan menuju obyek wisata Goa Jepang ada sebanyak 8 titik longsor dan 2 titik diantaranya sangat parah karena sampai menutup akses. Sementara itu, jalan tersebut hanya bisa dibuka kembali dengan menggunakan alat berat.

Ketua Pokdarwis Surocolo, Rutijo mengatakan, untuk sementara waktu aktivitas di obyek wisata Goa Jepang berhenti total. Sebab akses menuju Goa Jepang kini tertimbun tanah longsor. Pihaknya telah melaporkan hal ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul.

Dari informasi yang ia telah peroleh, proses evakuasi terhadap timbunan material longsor menunggu antrian alat berat yang sekarang masih digunakan mengevakuasi material longsor di lokasi bencana lainnya di wilayah Kabupaten Bantul.