Ribuan Produk Barang dan Jasa Dipamerkan Dalam IPFE 2019 di JEC
Peristiwa

Ribuan Produk Barang dan Jasa Dipamerkan Dalam IPFE 2019 di JEC

Banguntapan,(bantul.sorot.co)--Organisasi profesi ahli pengadaan di Indonesia, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) menggelar Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2019 di Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan Bantul, 19-21 Maret 2019. Kegiatan digelar bertujuan untuk mensosialisasikan produk atau jasa kepada stakeholder atau pengambil keputusan baik dari Kementerian, Lembaga, Dinas Provinsi Kabupaten Kota hingga LPSE.

Ketua DPP IAPI Soni Sumarsono mengungkapkan, untuk meningkatkan sumber daya manusia, pihak panitia juga menggelar seminar selama tiga hari berturut turut. Seminar yang akan membahas mengenai pengadaan dengan pembicara baik dari LKPP, IAPI maupun dari pakar, akademisi. Dalam kegiatan pameran sendiri menghadirkan produk barang dan jasa dengan total 60 stand produk barang dan jasa penyedia e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Kita ingin menyebarluaskan kemajuan-kemajuan yang sudah dilakukan beberaa instansi pemerintah untuk inovasi pengadaan. Seperti Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk juga LKPP. Kemudian kita juga ingin melihat update produk-produk terbaru dari market dari penyedia barang dan jasa,” ungkap Soni ditemui usai pembukaan Indonesia Procurement Forum & Expo 2019, Selasa (19/3).

IPFE 2019 sendiri mengambil tema ‘Optimizing the Procurement of Government Goods and Services in the Digital Economy Era. Tema ini sejalan dengan tren kekinian khususnya dalam menghadapi era industry 4.0 yang akan menempatkan sitem digitalisasi di semua sektor tak terkecuali di pengadaan barang dan jasa pemerintah. Tantangan di era ini yakni bagaimana strategi pengadaan barang dan jasa berbasis e-planning, e-budgeting, e-problem hingga e-payment dalam sistem yang terintegrasi. 

Dijelaskan, sasaran IPFE 2019 sendiri yakni untuk mempercepat pertumbuhan usaha nasional dan penggunaan produk dalam negeri. Selain itu, juga sebagai Implementasi Perpres RI No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagai pengganti Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 beserta perubahannya. Di dalamnya termasuk implementasi SPSE 4.3 lengkap Pengadaan langsung, e-Penunjukan Langsung, dan e-Tender.

Ajang IPFE 2019 ini sekaligus sebagai persiapan World Procurement Sumit 2020 di Nusa Dua Bali, kegiatan Procurement terbesar pertama di dunia yang diikuti 48 negara,” terang Soni.

Ia menambahkan, pameran diikuti lebih dari 90 penyedia barang dan jasa menyediakan lebih dari 5.000 produk barang dan jasa. Pelaku pengadaan barang dan jasa dapat melihat inovasi terkait proses pengadaan barang dan jasa di beberapa stand kementerian.

Adapun produk-produk yang dipamerkan dalam ajang IPFE 2019 sendiri meliputi Kendaraan Bermotor, Produk-Produk Alat Berat, Obat dan Alat Kesehatan, Alat Pendukung Rumah Sakit, Alat Mesin Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Hotmix, Ready Mix, Jasa Internet Service Provider, Jasa Penerbangan, Obat/Hormon Tanaman dan Hewan, Pakan Ternak, Bahan-Bahan Kimia, Jasa/Perawatan Penerangan Jalan dan Peralatan Kantor.