Naikkan Insentif GTT dan PTT Negeri - Swasta, Pemerintah Gelontor Dana Rp 48 Miliar
Pendidikan

Naikkan Insentif GTT dan PTT Negeri - Swasta, Pemerintah Gelontor Dana Rp 48 Miliar

Bantul, (bantul.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Bantul menaikkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bekerja di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul mulai 2019.

Untuk menaikkan insentif tersebut, Bupati Bantul, Suharsono menyebut Pemkab Bantul telah menggelontorkan dana melalui APBD Bantul 2019 mencapai Rp 48 miliar.

"Ini kabar gembira (bagi GTT-PTT), mulai tahun ini insentif naik. Sudah saya anggaran di APBD 2019," ujarnya, Jumat (15/03/2019).

Suharsono mengaku trenyuh sebab penghasilan GTT-PTT saat ini masih sangat minim. Sementara itu peran dan dedikasi mereka untuk mencerdaskan anak bangsa di dunia pendidikan terkhusus di bumi Projotamansari ini sangatlah besar. Berangkat dari situlah, Suharsono ingin secara bertahap kesejahteraannya makin layak. 

"Saya ingin mereka fokus tetap semangat mencerdaskan anak bangsa, khususnya di Bantul. Maka saya ingin kesejahteraan terus meningkat," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suharsono merinci kenaikan insentif GTT-PTT yang bakal mereka terima di 2019, tiap tiga bulan sekali. GTT-PTT mendapatkan insentif tersebut jumlahnya bervariasi, dihitung berdasarkan masa kerja atau Terhitung Mulai Tugas (TMT) sejak 2005-2014.

Bagi GTT-PTT yang bekerja di SMP Negeri, kategori 1 sebanyak 177 orang yang sebelumnya Rp 650 ribu menjadi Rp 1,5 juta, kategori 2 sebanyak 55 sebelumnya Rp 450 ribu menjadi Rp 1 juta, Kategori 3 sebanyak 93 orang, sebelumnya Rp 250 ribu menjadi Rp 500 ribu, Kategori 4 sebanyak 59 orang sebelumnya Rp 200 ribu, sekarang Rp 350 ribu.

GTT-PTT tingkat SD Negeri, Kategori 1 sebanyak 452 orang, sebelumya Rp 650 ribu menjadi Rp 1,5 juta, Kategori 2 sebanyak 210 orang sebelumnya Rp 450 ribu menjadi Rp 1 juta, Kategori 3 sebanyak 618 orang sebelumnya Rp 250 ribu menjadi Rp 400 ribu, Kategori 4 sebanyak 122 orang sebelumnya Rp 250 ribu menjadi Rp 350 ribu.

Selanjutnya SMP Swasta, Kategori 1 sebanyak 218 orang masih tetap sama Rp 650 ribu, Kategori 2 sebanyak 73 orang, sebelumnya Rp 450 ribu menjadi Rp 500 ribu, Kategori 3 sebanyak 539 orang, sebelumnya Rp 250 ribu menjadi Rp 300 ribu dan Kategori 4 sebanyak 69 orang sebelumnya Rp 200 ribu menjadi Rp 250 ribu.

Sementara itu, jenjang SD Swasta, MTs swasta, Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta, TK, Raudhatul Athfal (RA), SLB dan PAUD, insentif sebelumnya kisaran Rp 200-650 ribu, kini masing-masing mendapat tambahan Rp 50 ribu.