Nyari Ikan Terpeleset, Bocah Tenggelam di Dam Kiyaran
Peristiwa

Nyari Ikan Terpeleset, Bocah Tenggelam di Dam Kiyaran

Jetis, (bantul.sorot.co)--Warga Padukuhan Kiyaran, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Senin (11/10/2021) sore, terjadi kehebohan. Pasalnya seorang bocah diketahui tenggelam di Bendungan atau DAM di wilayah setempat. Hingga berita ini dilansir, petugas Search dan Rescue (SAR) gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Kapolsek Jetis, AKP Hatta Azharuddin Amrullah mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Kejadian berawal saat tiga orang bocah masing masing berinisial RN (13) warga Padukuhan Kembangsongo, Kalurahan Trimulyo, Jetis; F (10) warga Padukuhan Denokan, Kalurahan Trimulyo Jetis dan Z (8) warga Padukuhan Puton, Kalurahan Trimulyo, Jetis, mencari ikan di pinggiran bendungan.

Tak lama berselang, mereka diketahui berjalan ke tengah melalui jalan cor-coran. Namun nahas, sesampainya di tengah seorang bocah berinisial RN diduga terpeleset. Dua orang rekannya yang melihat hal itu tak bisa berbuat banyak. Mereka pun segera mencari pertolongan.

"Mereka ini awalnya nyari ikan di pinggiran sungai namun anak ini tidak menguasai medan. Karena bukan warga situ. Diseroki iwake (diseroki ikannya), kemudian mereka jalan ke tengah tengah ada jalan cor-coran yang mengarah ke tengah. Kemungkinan anak ini jatuh kepleset. Terus mau ditolong temannya tapi nggak bisa akhirnya tenggelam," ujar Kapolsek.

Andre, saksi mata yang berada sekitar lokasi, sempat beberapa kali mengingatkan. Namun demikian hal itu tak dihiraukan. 

Saksi yang saat itu sedang memancing, melihat kejadian itu pun langsung berusaha melakukan upaya pertolongan dan meminta bantuan warga. Namun karena arus sungai deras, sementara kedalaman sungai sekitar 8 meter upaya itu tak membuahkan hasil.

Kapolsek mengungkapkan, puluhan petugas gabungan sampai kini masih melakukan upaya pencarian. Upaya pencarian sementara ini dilakukan hanya dengan melakukan pemantauan di aliran sungai. Upaya upaya lainnya baru akan dilakukan esok hari.

"Petugas gabungan buat Posko di lokasi. Sementara digilir untuk mantau di aliran sungai. Upaya lain besok, karena Sungai ini cukup dalam. Butuh sarana prasarana yang memadai. Kita juga harus hati-hati karena sungai dalam, di dalam itu ada Bronjong," pungkasnya.