Kawasan Pantai Parangtritis Semrawut, Sebentar Lagi Pemkab Resmi Larang Aktivitas Jualan
Wisata

Kawasan Pantai Parangtritis Semrawut, Sebentar Lagi Pemkab Resmi Larang Aktivitas Jualan

Kretek, (bantul.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Bantul akan melakukan penataan di kawasan Pantai Parangtritis. Tahap awal pihak Pemkab secara resmi akan memasang papan larangan aktivitas berjualan di kawasan Pantai Parangtritis mulai Senin (03/05/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, keputusan itu diterapkan usai pihaknya menggelar rapat gabungan dengan berbagai pihak pada Kamis (29/4/2021) di Ruang Rapat Lantai 2, Kantor Dinas Pariwisata.

Dalam rapat itu telah disepakati bahwa penataan kawasan Pantai Parangtritis akan dimulai Senin pekan depan dengan melakukan pemasangan papan larangan berjualan di sejumlah titik di kawasan Pantai Parangtritis.

"Ini tadi kita melakukan upaya diskusi dengan beberapa kelompok pelaku usaha di kawasan selatan. Termasuk menghadirkan beberapa pihak. Ada dari teman teman Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, Kepolisian, dan dari TNI. Pada prinsipnya terkait rencana penataan kawasan Parangtritis semuanya telah sepakat. Dan siap menyukseskan termasuk Kalurahan maupun Kapanewon. Untuk tahapan insyaallah hari ini persiapan untuk (membuat) papan larangan berjualan. Dan insyaallah Senin (pekan depan) akan kita lakukan pemasangan papan larangannya," ujarnya, Kamis (29/4/2021).

Sikap tegas Pemerintah Kabupaten Bantul melakukan penataan kawasan Pantai Parangtritis ini lantaran kawasan pantai sekarang ini dinilai awut-awutan. Mulai dari para pedagang yang membuka lapak di zona yang tidak tepat alias asal-asalan. Ditambah lagi dengan aktivitas Bendi, ATV, serta mobil Jeep, semrawutan karena tak menempati track (jalur) yang tepat. 

"Karena sudah terlalu semrawut dan disamping kita punya beban kotoran dari laut juga warung atau pun berjualan di area pantai, memang cukup menyokong adanya sampah. Di disamping itu keindahan karena lapaknya le noto thing blasur. Bentuknya mejo werno werno bahkan menempati zona yang tidak pas untuk usaha. Maka kita putuskan mulai Senin melakukan larangan untuk tidak melakukan aktivitas berjualan di sana. Untuk kegiatan yang lain, misal payung akan ditata jumlahnya dibatasi. J jalur bendi ada track sendiri dijalur basah. Begitu pun ATV, dan mobil Jeep. Prinsipnya ini ditata biar bagus," tandasnya.