Densus 88 Tangkap Warga Bantul yang Diduga Terlibat Jaringan Teroris
Peristiwa

Densus 88 Tangkap Warga Bantul yang Diduga Terlibat Jaringan Teroris

Pleret, (bantul.sorot.co)--Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88), Kepolisian Negara Republik Indonesia menggerebek sebuah rumah Kontrakan di Dusun Segoroyoso 1, Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Jumat (2/4/2021).

Diduga penghuni kontrakan yang diketahui suami istri berinisial CB dan SHY warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah itu terlibat dalam jaringan teroris.

Kapolsek Pleret, AKP Tukirin menyampaikan saat penggerebekan yang dilakukan oleh Densus 88, sang suami yang diketahui penjual madu itu tidak berada di tempat. Petugas hanya mendapati istri dan enam orang anaknya.

Densus 88 tidak mengamankan istri dan anak-anaknya. Di rumah kontrakan yang telah ditempati selama kurang lebih lima tahun itu, Densus mengamankan sejumlah buku berjudul tauhid, video jihad dan sebuah laptop.

AKP Tukirin mengaku tidak mengetahui jika di wilayahnya akan ada penggrebekan sebuah rumah yang diduga dihuni oleh jaringan teroris. Pihaknya mendapat informasi setelah petugas Densus 88 berada di lokasi. Jajarannya hanya diperintahkan untuk mengamankan lokasi bersama Polres Bantul.

Sementara itu berdasarkan sumber sorot.co sebelum tim Densus 88 melakukan penggerebekan di rumah CB di Dusun Segoroyoso 1, Desa Segoroyoso, Densus 88 telah lebih dulu mengamankan seorang pria berinisial M warga Kecamatan Sewon. Dia diduga terlibat dalam jaringan teroris.