Jual Buaya Muara dan Labi-Labi, 6 Orang Dicokok Polisi
Hukum & Kriminal

Jual Buaya Muara dan Labi-Labi, 6 Orang Dicokok Polisi

Bantul,(bantul.sorot.co)--Tim siber Sub Direktorat Penegakan Hukum Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda DIY dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil menguak kasus perdagangan hewan yang dilindungi.

Hewan tersebut adalah 14 labi-labi moncong babi dan 6 buaya muara yang berhasil diamankan selama bulan, Januari-Februari 2021.

Wakil Direktur Polairud Polda DIY, AKBP Azhari Juanda mengatakan, kasus perdagangan hewan dilindungi itu terungkap dari pantauan di berbagai media sosial.

Kasus ini juga terungkap berkat laporan dari masyarakat,” ujar Azhari pada Selasa (16/2/2021) dalam jumpa pers di Mako Polairud Bantul.

Para Tersangka dikenai pasal 40 ayat 2 Jo pasal 21 ayat 2 huruf a UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta. 

Dari kasus tersebut dua orang diantaranya merupakan anak dibawah umur. Enam orang yang diamankan terdiri dari warga Bantul yaitu RRL (17), RCH (25), RR (17), dan EKS (28), serta RJS (24) warga Sleman.

Tiga tersangka adalah penjual dan dua lainnya sebagai pemelihara. Sementara itu, 14 labi-labi moncong babi diamankan dari RYS (28) warga Sleman, selaku pemelihara hewan tersebut.

M. Wahyudi, Kepala BKSDA DIY mengungkapkan, hewan-hewan yang diamankan adalah satwa yang dilindungi dan tidak boleh diperdagangkan atau dipelihara.

Enam buaya muara akan dikirimkan ke Predator Fun Park di Malang, Jawa Timur. Sedangkan labi-labi ekor babi dikirim ke BKSDA Papua sesuai habitatnya,” pungkas Wahyudi. (Naufal)