Rampas Tas Ibu Hamil Hingga Terjatuh, Warga Trirenggo Dibekuk Polisi
Hukum & Kriminal

Rampas Tas Ibu Hamil Hingga Terjatuh, Warga Trirenggo Dibekuk Polisi

Kretek,(bantul.sorot.co)--Jajaran Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Kretek meringkus seorang lelaki pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas). Pelaku berinisial ANDR (28) warga Dusun Manding, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul, Kecamatan Bantul.

Kapolsek Kretek, Kompol S. Parmin menerangkan peristiwa curas penjambretan itu terjadi pada Senin (01/2/2021) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Ngangkruksari-Samas, tepatnya di Dusun Ngentak, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek.

Korban IR (28) warga Dusun Wonorejo, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden kala itu mengendarai sepeda motor dari arah barat Jembatan Merah Samas ke arah timur Ngangkruksari.

Sesampainya di lokasi kejadian tiba-tiba dari arah belakang muncul pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol AB 2633 YJ tiba-tiba memepet korban dan langsung menarik tas selempang milik korban.

Tas tersebut berisi dua buah handphone masing masing merek iPhone 6S dan Oppo 37, sebuah dompet berisi sejumlah identitas serta uang tunai Rp 500.000.

Akibat hal itu, korban yang diketahui sedang mengandung 7 bulan terjatuh mengalami luka-luka lecet.

"Pelaku langsung kabur, korban terjatuh langsung dilarikan warga ke RS Elisabeth Ganjuran. Korban mengalami luka-luka lecet. Kondisi kandungan Alhamdulillah baik," ujar Kapolsek.

Usai peristiwa itu terjadi, suami korban langsung melaporkan hal itu ke Mapolsek Kretek. Guna menindaklanjuti hal itu polisi secara intensif melakukan penyelidikan dan pada Jumat (12/1) sekitar jam 04.00 WIB, berhasil membekuk pelaku di rumahnya. 

Sementara dari pemeriksaan ia mengaku memang telah berniat mencari target korban dengan random. Kebetulan ketika melintas di sekitar lokasi ia melihat korban berkendara seorang diri lalu melancarkan aksinya tersebut. Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan motif pelaku melakukan hal itu karena yang bersangkutan tidak memiliki uang untuk bersenang-senang.

"Barang bukti dua buah handphone belum sempat dijual, kalau uang sudah habis," tandasnya.