Ratusan LPJU Tenaga Surya Dipasang di Jalur Menuju Bandara NYIA
Peristiwa

Ratusan LPJU Tenaga Surya Dipasang di Jalur Menuju Bandara NYIA

Srandakan,(bantul.sorot.co)--Sedikitnya 265 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) bertenaga surya dipasang di sepanjang jalan yang menuju ke New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Jumlah itu terbagi di dua wilayah yakni Bantul sebanyak sekitar 26 titik dan Kabupaten Kulon Progo sekitar 239 titik. Dengan tambahan sarana tersebut diharapkan dapat menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi warga di kedua wilayah kabupaten.

Penggunaan LPJU bertenaga surya yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tersebut, diresmikan di Jalan Srandakan Desa Trimurti, pada Senin (11/2/2019) siang.

Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana, bersama Anggota Komisi V DPRRI Idham Samawi, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Bupati Bantul yang diwakili Staf Ahli Bambang legowo.

Terdapat sekitar 265 LPJU tenaga surya yang sudah berfungsi dan kita pasang di wilayah Kecamatan Srandakan Bantul dan Kulon Progo. LPJU ini kita pasang karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan juga untuk mendukung program pembangunan bandara di Kulon Progo. Selain itu, kami juga sudah mengusulkan sebantak 400-an unit LPJU untuk dipasang di seluruh kabupaten/kota di DIY,” terang Idham Samawi disela peresmian LPJU.

Sementara itu Sekretaris Dirjend Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana, mengungkapkan, pemasangan LPJU tersebut sebagai bagian dari upaya Kemenhub untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi di Jalan Nasional. Selain pemasangan LPJU ada beberapa upaya lain yang ditempuh diantaranya pembuatan marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas. Sedangkan untuk pemasangan sarana-prasarana di Jalan Kabupaten maupun Jalan Provinsi pihaknya akan mengusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Untuk pengadaan tahun 2018 ada sekitar 200 unit LPJU dan berkelanjutan di tahun 2019 ada sekitar 400 dan ada usulan tambahan lagi sekitar 200 unit. Yang perlu kita sampaikan ke masyarakat, kita juga membangun perlengkapan jalan lain seperti marka, rambu lalu lintas, kemudian rambu pengatur atau arah jalan,” ungkap Cucu, ditemui usai acara.

Ia menjelaskan, Komisi V DPR RI merupakan mitra kerja dari Kementerian Perhubungan, dan pemasangan LPJU tersebut merupakan usulan dari Idham Samawi selaku anggota komisi V DPR RI. Hingga saat ini, pihak Dirjend Perhubungan Darat Kemenhub terus membangun sarana dan prasarna perlengkapan jalan raya yang secara langsung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ditambahkan, pemilihan jenis LPJU bertenaga surya itu diambil dengan beberapa pertimbangan diantaranya, biaya operasional lebih murah, tidak memerlukan listrik bertenaga diesel ataupun jaringan PLN serta dapat dipasang di semua lokasi. Secara nominal LPJU bertenaga surya diakui lebih mahal dibanding dengan LPJU pertenaga listrik, karena untuk satu unit LPJU bertenaga surya mencapai Rp 40 juta.

Kelebihan lain LPJU jenis ini yakni hanya membutuhkan sinar matahari selama 3 jam dan mampu menyalakan lampu selama 24 jam,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Hasto Wardoyo menilai, manfaat dari bantuan LPJU sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga ia sangat mengapresiasi atas usulan dari Komisi V DPR RI yang telah memperhatikan aspirasi masyarakat di daerah khususnya di Kulon Progo. Terlebih, LPJU yang terpasang juga mendukung akses dalam pembangunan Bandara baru di Kulon Progo. Diharapkan Bandara NYIA juga dapat memberikan efek positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat di Kulon Progo dan Bantul.