Pengawas TPS, Harus Berani Bertindak Apabila Ditemukan Pelanggaran
Politik

Pengawas TPS, Harus Berani Bertindak Apabila Ditemukan Pelanggaran

Bantul,(bantul.sorot.co)--Koordinator Divisi Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PP Hubal) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul, Supardi mengatakan Bawaslu Bantul membuka pendaftaran untuk tenaga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sebanyak 3.040 orang.

Terkait hal tersebut, Supardi menekankan salah satu syarat calon PTPS yakni harus memiliki integritas. Integritas yang dimaksud kata dia misalnya ia harus berani bertindak apabila ditemukan adanya kecurangan dalam rangkaian proses pemungutan suara baik pra, saat maupun pasca pemungutan suara.

"Kalau disitu (saat melakukan pengawasan) terjadi pelanggaran ya harus berani melaporkan. Misal kalau terjadi politik uang." ujarnya, Selasa (05/02/2019).

Bentuk integritas lainnya, lanjut Supardi ia juga harus bersikap netral atau tidak berpolitik praktis. Selain syarat dalam hal sikap tersebut, kondisi mereka sehat baik jasmani rohani dan juga bebas dari penyalahgunaan narkoba. 

"Usia minimal harus 25 tahun, dibuktikan dengan KTP. Menyerahkan foto copy ijazah SMA dan tidak pernah dipenjara atau diancam penjara selama 5 tahun." jelasnya.

Supardi menuturkan pendaftaran tenaga pengawas tersebut dimulai sejak 4 -10 Februari 2019 dibuka di seluruh Kantor Panwaslu Kecamatan. Mereka akan bekerja selama 23 hari dari sebelum pemungutan suara, saat pemungutan dan 7 hari pasca pemungutan suara.

Ditanya perihal reward bagi PTPS pihaknya enggan menyampaikan. Namun demikian terkait hal tersebut ia menegaskan akan ada uang kehormatan dan sejumlah atribut bagi PTPS. Namun hal itu akan disampaikan setelah proses pendaftaran PTPS selesai.