Mancing di Sungai Progo, Bocah SD Diduga Terpeleset Hingga Tenggelam
Peristiwa

Mancing di Sungai Progo, Bocah SD Diduga Terpeleset Hingga Tenggelam

Srandakan, (bantul.sorot.co)--Pamungkas, bocah berusia 10 tahun warga Padukuhan Gunung Saren, Desa Trimurti belum diketahui nasibnya sampai saat ini. Siswa sekolah dasar itu diduga tenggelam di sungai Progo Padukuhan Cagunan, Desa Trimurti, setelah jatuh terpeleset saat berniat memancing ikan pada Kamis (10/01) pukul 14.00 WIB.

Hingga berita ini dilansir, petugas gabungan dari SAR Bantul, SAR Yogyakarta, TNI, Polri dibantu warga sekitar masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Kanit Reskrim Polsek Srandakan, Iptu Agus Dwi Sumarsongko menjelaskan, peristiwa itu terjadi bermula ketika korban bersama lima rekannya menuju ke Sungai Progo hendak mancing ikan. Sesampainya di sungai yang memiliki kedalaman sekitar 7 meter itu, mereka bertemu warga setempat bernama Langgeng (47).

Oleh Langgeng, mereka di nasehati agar tidak mancing dan disuruh untuk pulang. Sebab, kondisi arus sungai Progo ketika itu sangat deras karena banjir setelah diguyur hujan lebat.

"Mereka waktu itu pulang, tapi korban (Pamungkas) bersama dua rekannya Alya Ibnu Azhari dan Abimanyu, kembali lagi lewat jalan lain," ujarnya.

Dari keterangan dua rekannya, sekitar pukul 14.30 WIB, saat Pamungkas berjalan di pinggir sungai tiba-tiba ia terpeleset hingga jatuh ke sungai. Melihat kejadian itu, kedua rekannya histeris dan takut untuk menolong korban. Mereka kemudian memilih untuk pulang ke rumah dan menceritakan insiden tragis itu ke orangtuanya. Hingga kemudian disampaikan ke warga dan pihak orang tua korban. 

"Gabungan SAR masih terus melakukan pencarian dan penyisiran di sungai, tadi malam ada kendala arus sungai deras karena banjir. Pagi ini proses pencarian akan dilanjutkan," tandasnya.