Acungkan Pedang Dikejar Lalu Nabrak Tugu, Remaja Diduga Klitih Dibekuk Warga
Peristiwa

Acungkan Pedang Dikejar Lalu Nabrak Tugu, Remaja Diduga Klitih Dibekuk Warga

Kasihan, (bantul.sorot.co)--Dua orang remaja pria yang diduga sebagai pelaku kriminal yang dikenal dengan sebutan klitih berhasil diamankan sejumlah warga, Kamis (27/12/2018) dinihari di Jalan Gendeng Desa Bangunjiwo.

Dua remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah itu berinisial RNW (16) warga Desa Tirtonirmolo dan WA (16) warga Desa Tamantirto.

Dari tangan keduanya, warga berhasil menyita barang bukti berupa sebilah pedang. Karena diduga senjata tajam tersebut bakal disalahgunakan pelaku untuk tindakan jahat. Warga lantas megelandang keduanya ke Mapolsek Kasihan.

Pembantu Unit (Panit) 1 Unit Reskirm Polsek Kasihan, Iptu Yan Indah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 00.30 WIB. Ketika itu pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam melaju dari arah utara ke selatan.

Saat mereka melintas di sebuah warung Akringan di Jalan Dendeng, tanpa sebab yang jelas mereka mengumpat mengeluarkan kata-kata kotor sambil mengacung-acungkan pedang.

Sementara di warung tersebut terdapat sekitar 6 orang yang sedang nongkrong sambil berbincang-bincang.

Menyangka mereka sebagai kawanan klitih. Keenam orang yang berada di lokasi itu lantas mengejar dua remaja itu. Warga Berhasil menangkap keduanya setelah terjatuh dari sepeda motor karena menabrak sebuah gapura bendera.

"Pelaku ini tadinya rombongan ada tiga motor. Yang ketangkap (warga) ini jatuh karena nabrak Gapura. Setelah digeledah ada senjata tajam. Oleh warga langsung dibawa ke Polsek. Pelaku masih anak-anak tidak ditahan, tapi tetap kita proses hukum," ujarnya.