Enggan Komentari Bentrokan, Bupati Minta Masyarakat Ikut Jaga Kamtibmas
Peristiwa

Enggan Komentari Bentrokan, Bupati Minta Masyarakat Ikut Jaga Kamtibmas

Bantul,(bantul.sorot.co)--Bupati Bantul, Suharsono enggan berkomentar soal adanya bentrokan yang melibatkan dua kubu massa dari dua laskar partai politik yang terjadi di Padukuhan Jetak, Desa Ringinharjo, Kecamatan Bantul pada Minggu (23/12) kemarin sore.

Dia menyatakan bahwa kasus tersebut merupakan ranah Kepolisian Resor Bantul. Namun demikian pihaknya sudah mendapat laporan ihwal kasus tersebut yang kini masih dalam penyelidikan polisi.

"Baru diselidiki (Polres), itu wewenang Polres, baru diselidiki untuk ngungkap kasus itu," ujarnya, Senin (24/12).

Lepas dari persoalan kaos massa, Bupati berpesan kepada masyarakat Bantul agar tetap waspada dan turut serta menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya masing-masing. Lebih-lebih tahun ini adalah tahun politik. 

Menurut dia, bisa jadi karena beda pandangan maupun pilihan akhirnya berujung pada pertikaian. Ada lagi misalnya, persoalan kecil yang gampang diatasi justru malah dibesar-besarkan, sehingga hal tersebut bisa memicu perselisihan.

"Saya harap masyarakat tetap waspada, ikut menjaga Kamtibmas di lingkungan sekitarnya. Apa lagi ini tahun politik, hal yang kecil bisa jadi besar," ujar Suharsono.

Sementara itu Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan menuturkan bahwa perkara itu terjadi karena adanya kesalahpahaman antar kedua belah pihak. Saat ditanya adanya laporan dari salah satu kubu massa terkait pengrusakan barang berharga, pihaknya membenarkan.

"Itu biasa saja. Mau ada penghadangan tapi kan kita sudah cepat kita kawal sehingga tidak terjadi bentrokan. Memang sudah ada laporan (ke Polres) baru kita terima ya nanti ya kita cek," ujarnya.