Ribuan APK Ditertibkan, Masih Banyak Parpol Menabrak Aturan
Politik

Ribuan APK Ditertibkan, Masih Banyak Parpol Menabrak Aturan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul menyatakan masih banyak partai politik peserta pemilu 2019 di Kabupaten Bantul yang memasang Alat Peraga Kampanye (APK) melanggar patokan yang dibuat KPU Bantul.

Mereka menabrak aturan pemasangan APK yang tertuang pada SK KPU Bantul Nomor 84/2018 tentang Pemasangan dan lokasi pemasangan APK.

"Masih banyak (parpol) cara pemasangan dan lokasi pemasangannya (APK) melanggar SK 84/2018," ujar Nuril Hanafi, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Bantul, Minggu (23/12/2018).

Bawaslu mencatat selama dua bulan terakhir menggelar razia APK di seluruh kecamatan, total ada 3.866 APK yang berhasil diamankan. Rata-rata APK itu dipasang parpol di tiang listrik, tiang telepon, pohon, jembatan dan lampu lalu lintas. 

Nuril merinci, berbagai jenis APK yang dipasang parpol diantaranya baliho, spanduk, umbul-umbul dan bendera. Ribuan barang bukti tersebut saat ini disimpan di Kantor KPU Bantul, kecuali bendera. Sedangkan untuk APK berupa bendera dikembalikan ke pihak parpol yang bersangkutan.

Nuril menegaskan bahwa pihaknya mendedel ribuan APK sudah melewati mekanisme. Sesuai dengan ketentuan, kata dia, jika didapati pelanggaran pemasangan APK, maka Panwaslu di tingkat kecamatan akan melaporkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Setelahnya, pihak PPK akan merekomendasikan temuan itu ke KPU yang dikoordinasikan dengan Bawaslu Bantul. Berdasarkan kajian atas temuan apk melanggar itu pihak parpol akan diberikan waktu untuk melakukan penertiban secara mandiri selama 3 hari atau 3×24 jam.

"Setelah batas waktu tidak dipatuhi, kita baru tertibkan," tandasnya.

Sementara itu saat ditanya wartawan soal rincian jumlah pelanggaran masing-masing APK parpol, Nuril menolak untuk menyebutkan. Dia juga tidak memberikan alasannya secara gamblang.