Rekonstruksi Pembakaran Mayat, 35 Adegan Diperagakan
Hukum & Kriminal

Rekonstruksi Pembakaran Mayat, 35 Adegan Diperagakan

Bantul, (bantul.sorot.co)--Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pembakaran mayat I Gede Sukanegara di Bumi Perkemahan Padukuhan Karanganyar, Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kamis (06/12/2018).

Sebanyak 35 adegan diperagakan oleh tersangka NR (32) dan anaknya JR (11). Namun karena tersangka JR usianya masih dibawah umur, penyidik menggunakan pemeran pengganti diambil dari salah satu anggota Sat Reskrim. Sementara untuk korban pihaknya menggunakan alat mainan berupa boneka.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Bantul, Iptu Muji Suharjo menjelaskan, rekonstruksi kasus tersebut digelar di dua tempat yakni di Mapolres Bantul dan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di bumi Perkemahan Padukuhan Karanganyar Desa Gadingharjo.

"Ada 35 adegan yang diperagakan tersangka. Sementara untuk lokasi dua tempat yakni di Mapolres Bantul dan TKP bumi Perkemahan," katanya.

Diterangkan Muji, dari rekonstruksi kasus tersebut menunjukkan bahwa korban sebelumnya sudah meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Sementara itu sesuai dengan kepercayaan agama korban, proses penguburan jasad dilakukan dengan pengabuan atau kremasi. 

NR yang tinggal bersama korban puluhan tahun tanpa ikatan perkawinan di indekos wilayah Tahunan Kecamatan Umbulharjo Yogyakarta tersebut mengaku kebingungan. Pasalnya NR mengetahui jika pengabuan membutuhkan ongkos yang banyak.

Karena tidak memiliki cukup biaya untuk proses pengabuan, muncul niat bersama anaknya untuk melakukan pengabuan sendiri di Bumi Perkemahan Padukuhan Karanganyar, Desa Gadingharjo Sanden. Dipilihnya lokasi tersebut lantaran anaknya pernah ke tempat tersebut karena ada kegiatan kemah sekolahnya.

Dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra AB 6717 NY, NR bersama anaknya membawa mayat dibonceng dibuntal dengan menggunakan kasur lipat. Sesampainya di lokasi korban diletakkan di atas tanah disirami Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang telah disiapkan sebelumnya, lalu dibakar.