Kasus Vidiotron Blok O Diduga Miliaran Masuk ke Kantong Pribadi
Hukum & Kriminal

Kasus Vidiotron Blok O Diduga Miliaran Masuk ke Kantong Pribadi

Bantul, (bantul.sorot.co)--Kepala Divisi Pengaduan Masyarakat Badan Anti Korupsi (BAK) DIY, Maryanto bakal mempertanyakan kelanjutan laporan dugaan korupsi vidiotron ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY.

Dia menegaskan bakal mengawal kasus tersebut. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) anti korupsi itu meyakini ada kerugian negara dalam perkara yang ia laporkan ke Kejati DIY sekitar 2 bulan yang lalu itu.

"Kita kemarin di BAK (Badan Anti Korupsi) sudah rapat soal ini (kasus Vidiotron-red), akan kita kawal terus," ujar Maryanto, Rabu (07/11/2018).

Pasca dilaporkan ke Kejati, Maryanto mengaku belum mengetahui perkembangannya. Pihaknya pun berencana ke Kejati menanyakan progress kasus tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, BAK DIY melaporkan seorang oknum anggota legislatif Bantul berinisial E ke Kejati DIY. Diduga E terlibat dalam kasus sewa menyewa vidiotron secara ilegal ke pihak ketiga. Vidiotron berlokasi di Blok O Banguntapan itu semula difungsikan Pemkab Bantul sebagai ucapan selamat datang di Kabupaten Bantul.

Namun berdasarkan investigasi BAK DIY, diduga sejak 2017 vidiotron disewakan ke pihak ketiga menjadi ruang promosi produk minuman Le Minerale. Nilai sewa yang diduga mengalir ke kantong pribadi itu konon mencapai Rp 1,2 miliar dalam setahun.