Klitih Beraksi, Warga Jetis Ditebas Senjata Tajam
Hukum & Kriminal

Klitih Beraksi, Warga Jetis Ditebas Senjata Tajam

Bantul, (bantul.sorot.co)--Amin Maskud Rifai (21) warga Padukuhan Pule, Desa Sumberagung Kecamatan Jetis menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal, Rabu (10/10) sekira pukul 23.30 WIB. Korban di dekat Puskesmas Pembantu (Pustu) Sewon 1, Padukuhan Sudimoro Kidul, Desa Timbulharjo.

Akibat peristiwa tersebut, korban harus mendapatkan perawatan intensif di RS Sardjito Yogyakarta. Ia mengalami luka pada bagian pelipis kanan setelah diduga ditebas dengan menggunakan senjata tajam berupa celurit.

Informasi yang berhasil dihimpun sorot.co, aksi biadab yang dikenal dengan sebutan klitih tersebut bermula saat korban bersama dua rekannya hendak pulang ke rumahnya usai membeli nasi goreng di wilayah Padukuhan Sudimoro Lor. Mereka mengendarai dua sepeda motor, sementara korban membonceng salah satu dari rekannya.

Setiba di dekat Pustu Sewon 1 datang 4 orang diduga yang semua diduga laki-laki, berboncengan menggunakan dua sepeda motor matic. Mereka lantas menghampiri korban.

Tanpa sebab yang jelas, salah satu dari gerombolan orang misterius itu dengan cepat mengayunkan senjata tajam. Lantaran tidak sempat menghindar senjata tajam mengenai pelipis korban. Usai menghujam kan senjata tajam, mereka bergegas kabur.

Mengetahui korban terluka lantaran darah korban mengucur dari pelipisnya , rekannya lantas melarikan korban ke RS Nur Hidayah Jetis.

Humas Rumah Sakit Nur Hidayah, Kuncoro Wahyudiyanto mengatakan, korban diduga terkena sabetan senjata tajam. Hal tersebut, tampak pada luka yang dialaminya. Dari hasil pemeriksaan korban menderita luka yang cukup serius pada pelipis kanan.

"Ada luka robek di pelipis mata kanan. Lukanya cukup dalam, ada indikasi kemungkinan motong otot-otot mata, karena dicek dengan cahaya matanya tidak respon. Untuk penanganan lebih lanjut korban dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta pukul 02.00 WIB," ujarnya.