Ultah Desa Sumbermulyo Semarak Bernuansa Jawa
Budaya

Ultah Desa Sumbermulyo Semarak Bernuansa Jawa

Bambanglipuro, (bantul.sorot.co)--Senin 8 Oktober 2018 ribuan warga di Desa Sumbermulyo tumpah ruah di lapangan Desa Sumbermulyo. Ribuan warga mulai dari anak-anak, remaja dan orang tua itu bakal mengikuti upacara hari jadi Desa Sumbermulyo ke-72.

Upacara dihadiri Bupati Bantul, Suharsono, DPR RI dapil DIY komisi VII dari Partai Golkar Gandung Pardiman dan Forkompimcam Bambanglipuro.

Dari pantauan sorot.co, upacara dikemas dengan nuansa Jawa. Baik peserta maupun petugas upacara memakai pakaian berciri khas Ngayogyokarto Hadiningrat yakni beskap atau lurik lengkap dengan jarik, keris dan blangkon.

Para petugas upacara pun menggunakan bahasa krama. Upacara berlangsung dengan khidmat.

Wakil Ketua Hari Jadi Desa Sumbermulyo, Ronggo Warsito mengatakan, upacara yang diperingati setiap 8 Oktober itu mendasar pada bergabungnya empat kelurahan atau kring pada 8 Oktober 1946. Empat kring atau kelurahan yaitu Lipuro, Kaligondang, Ngresik dan Bondalem.

"Gabungan 4 kring itu jadi dasar Desa Sumbermulyo diperingati sebagai Hari Jadi (Desa Sumbermulyo)," ujarnya.

Sementara itu, rangkaian menyemarakkan hari jadi Desa Sumbermulyo dihelat sejak Kamis (4/10). Diawali dengan, Lurah bersama pamong desa Sumbermulyo anjangsana ke kediamannya dua mantan Lurah Desa Sumbermulyo. 

Setelah itu, jajaran pemerintah desa menggelar tabur bunga atau ziarah ke makam 48 orang mantan perangkat desa. Kemudian (07/10) bersama jajaran pemdes, warga, tokoh masyarakat dan lembaga desa menggelar tirakatan dan doa lintas agama.

Puncaknya, kata dia, upacara hari jadi yang dilanjutkan dengan pawai budaya dari 16 padukuhan.

Tampak iring-iringan pawai diawali dengan beberapa kereta kuda yang membawa anggota DPR RI, Camat Bambanglipuro, lurah beserta perangkat desa. Setelahnya bermacam-macam potensi mulai dari kesenian maupun hasil bumi.

Pawai budaya itupun menyedot perhatian masyarakat di jalan-jalan yang dilalui peserta pawai. Mengambil rute sekitar 2,5 kilometer mulai dari lapangan Sumbermulyo dengan finis di balai mirip Istana negara di Padukuhan Kaligondang Sumbermulyo.

Ronggo Warsito mengungkapkan, diulang tahun yang ke-72, Pemerintah Desa Sumbermulyo berkomitmen mensejahterakan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.