Oknum Perangkat Desa Berulah, Dewan Minta Bupati Lakukan Pembinaan
Pemerintahan

Oknum Perangkat Desa Berulah, Dewan Minta Bupati Lakukan Pembinaan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Wakil Ketua Komisi A DPRD Bantul, Heru Sudibyo, mengatakan, akan mengundang Bupati Bantul, Suharsono, terkait permasalahan yang terjadi di Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak. Bupati dinilai perlu segera melakukan pembinaan kepada kades dan perangkat desa untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Sebelumnya, Komisi A DPRD Bantul menerima aduan dari warga di RT 05, 06 dan 07 Padukuhan Pandak, terkait buruknya layanan di Desa Wijirejo. Dalam aduannya, warga merasa dianaktirikan dalam hal pembangunan infrastruktur desa. Warga yang sudah mengajukan proposal pembangunan juga tidak pernah ditanggapi oleh pemerintah desa. Bahkan, terjadi arogansi oleh oknum Pamong Desa Wijirejo yang meminta warga untuk pindah kependudukan ke desa lain.

Secara garis besar perlu adanya pembinaan lurah dan pamong itu kata kuncinya. Ini menjadi tugas mitra kita di administrasi pemerintah desa maupun bupati karena ini bagian dari public service. Jadi pelayanan kepada masyarakat itu harus terbaik, mulai dari lurah, pamong, hingga dukuh, harusnya tidak boleh arogansi,” ujar Heru, Jumat (07/09/2018).

Sedangkan keluhan warga terkait pembangunan infrastruktur dan dugaan penyelewengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, Heru meyakini Pemerintah Desa Wijirejo tidak melakukan kekeliruan. Pasalnya dari data sementara yang diterima dari dukuh setempat, Padukuhan Pandak juga telah menerima alokasi anggaran pembangunan infrastruktur. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan cor jalan, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan MCK. 

Diakui masih terdapat jalan desa yang belum tersentuh anggaran untuk perbaikan karena belum menjadi prioritas dalam musyawarah desa (musdes). Namun dari catatan kepala dukuh setempat, sejak tahun 2015, 2016 dan 2017, Padukuhan Pandak sudah menerima anggaran dari sumber Alokasi Dana Desa dan Dana Desa. Sedangkan di tahun 2018, Padukuhan Pandak juga mendapatkan anggaran untuk penyelesaian pembangunan gedung PAUD.

Ini datanya dari Bu Dukuh, tahun 2015 dapat anggaran cor block Rp 17.750.000 di RT 03, kemudian cor block jalan lagi anggaran Rp 50 juta untuk RT 03 dan RT 07. Di tahun 2016 ada bantuan RTLH Rp 22 juta. Tahun 2017 ada empat kali, cor block lingkungan Rp 16 juta, PAUD Rp 29 juta, RTLH Rp 20,3 juta dan MCK Rp 3,5 juta,” papar Heru.

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kepala Desa Wijirejo, Murtadha justru mengaku tidak tahu tentang keluhan warga yang disampaikan ke Komisi A DPRD Bantul. Pasalnya, selama ini program pembangunan terus dilaksanakan di wilayah Desa Wijirejo. Terkait adanya oknum perangkat desa yang bersikap arogan kepada warga, dirinya mengaku sudah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan.