Kembangkan Desa Lewat Gerabah, Bisma Wakili Bantul Lomba Pemuda Pelopor
Pendidikan

Kembangkan Desa Lewat Gerabah, Bisma Wakili Bantul Lomba Pemuda Pelopor

Kasihan, (Bantul.sorot.co)--Gerabah milik seorang pemuda asal Padukuhan Kajen, Desa Kasongan, Kecamatan Kasihan bernama Dicky Bisma Saputra (21) berhasil mengantarkannya untuk maju mewakili Kabupaten Bantul dalam lomba Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi DIY.

Gerabah Dicky tentu bukan gerabah biasa. Ia sukses membuat inovasi pembuatan gerabah menggunakan alat cetak. Bahkan ia mampu mendirikan lembaga Pelatihan Gerabah Nangsib Keramik yang ia dirikan sejak 2016 silam dengan mengajak pemuda setempat sebagai pengelola.

Awal mula ia mendirikan lembaga pendidikan ini lantaran rasa keprihatinan dengan banyak teman pemudanya memilih bekerja di luar daerah. Padahal, menurutnya, mengembangkan potensi daerah yang ada dinilai lebih memiliki nilai positif.

"Saya merasa prihatin dengan pemuda di daerah saya karena memilih bekerja di luar daerah ketimbang mengembangkan potensi daerah yang ada," terang Bisma selepas acara penilaian dari tim juri DIY, Rabu (08/08/2018).

Atas usahanya ini, ia mampu menyedot sedikitnya belasan pemuda desa guna menjadi pelatih bagi wisatawan yang berkenan membuat kerajinan dari tanah liat. Bahkan hingga kini lembaga pendidikan tersebut telah disambangi sedikitnya 1.000 pengunjung untuk membuat gerabah di Desa Kasongan. 

Desa Kasongan yang merupakan desa wisata itu, Bisma hidupkan lagi dengan adanya paket-paket pembelajaran membuat gerabah. Dengan paket tersebut nantinya para pengunjung dapat belajar membuat gerabah sekaligus membawa pulang hasil karyanya.

"Saya menekuni usaha pelatihan membuat gerabah ini akhir 2016. Saya ingin pengunjung yang datang ke Kasongan tidak hanya bisa membeli gerabah namun juga bisa membuatnya," imbuhnya.

Adapun paket-paket pembelajaran yang ia hadirkan disini ia beri nama unik dengan nama pantai-pantai yang ada di Kabupaten Bantul, seperti paket Parangtritis, peket Parangkusumo, paket Samas, dan paket Keluarga.

Atas kreatifitasnya itu, anak dari pasangan Nangsib dan Kumoro Sri ini kini harus saling berebut posisi dengan 4 kandidat lain dari masing-masing kabupaten di DIY guna maju menjadi wakil DIY menuju lomba pemuda pelopor tingkat nasional.

Bisma berharap adanya campur tangan dari sejumlah pihak untuk membantunya dalam hal pengembangan lembaga yang ia dirikan. Mengingat Kasongan adalah salah satu destinasi wisata yang cukup terkemuka, ia ingin pemerintah khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) untuk membantu dalam hal pemasaran.

Serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga karena banyak anak-anak yang masih membutuhkan pendidikan dan mereka begitu bersemangat membuat gerabah di desa ini,” tutur dia.