Harap-harap Cemas, Lahan Pertanian Baros Terancam Terendam Lagi
Peristiwa

Harap-harap Cemas, Lahan Pertanian Baros Terancam Terendam Lagi

Bantul,(bantul.sorot.co)--Setelah beberapa waktu lalu lahan pertanian di Padukuhan Muneng dan Baros Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek terkena luapan air payau selama sepekan, kini kembali terancam. Tentu hal ini membuat warga harap-harap cemas tak bisa melakukan aktifitas pertanian.

Ancaman tersebut dikarenakan sodetan yang dibuat untuk mengalirkan air yang menggenangi puluhan hektar lahan kembali tertutup. Padahal, pada Rabu (01/08) hingga Jumat (03/08) muara opak sudah lancar sampai ke laut. Namun pada Sabtu (04/08) kembali tertutup dengan pasir yang menyumbat saluran air.

Sabtu malam kita dapat laporan tertutup lagi. Karena memang sungai masih kecil alun (ombak) masih gede, ujar Kepala Bidang SDA Dinas PU Bantul, Yitno, Rabu (08/08/2018).

Untuk mengatasi genangan air di lahan pertanian seluas 21 hektar tersebut, Dinas Sumber Daya Alam (SDA) PU Bantul bekerjasama Balai Besar Wilayah Serayu-Opak (BBWSO) DIY menerjunkan alat berat jenis eskavator. Sebagai langkah jangka pendek, 1 buah backhoe dikirimkan guna membuka sodetan yang tertutup pasir. 

Menurut Yitno, fenomena yang biasa terjadi itu akan kembali normal setelah musim hujan tiba yang diperkirakan pada bulan Oktober. Ke depan untuk mengantisipasi hal itu terjadi, pihaknya bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah tersebut.

"Ini faktor alam ya, karena alun itu tidak bisa diarahkan yang namanya jeti di Pantai Glagah itu tidak bisa diarahkan karena berpindah pindah terus. Bisa di sini bisa disini tergantung muaranya yang terendah. Bisa di Samas, bisa di Depok bisa ditengah-tengahnya. Dikasih jogangan atau kubangan terus diarahkan tetap tidak bisa, itu pasti tertutup," tandasnya.