Belasan Pengunjung Bantul Expo Diduga Kecopetan
Peristiwa

Belasan Pengunjung Bantul Expo Diduga Kecopetan

Sewon, (bantul.sorot.co)--Selama perhelatan Bantul Expo 2018 yang digelar mulai 27 Juli sampai 6 Agustus 2018 di Pasar Seni Gabusan (PSG), belasan pengunjung diduga menjadi korban copet.

Koordinator Keamanan Bantul Expo Dinas Perdagangan Bantul, Sigit Selo Raharjo mengatakan, selama 10 hari menggelar Bantul Expo pihaknya mendapat laporan kehilangan barang dari sejumlah pengunjung.

Tercatat ada 11 kasus kehilangan beberapa jenis barang berharga saat pengunjung melihat pameran yang digelar setiap tahun tersebut.

"Ada 11 laporan diantaranya kehilangan kunci sepeda motor, dompet berisi surat surat penting seperti STNK, SIM dan ATM uang dan handphone. Bahkan sempat ada 1 anak berusia 5 tahun dilaporkan hilang tapi sudah ditemukan," ujarnya, Selasa (07/08/2018).

Dikatakan Sigit, beberapa barang yang dilaporkan ada yang sudah ditemukan karena terjatuh, namun ada pula yang diduga menjadi korban aksi kriminalitas. 

Ada laporan, kata Sigit, dari pengunjung yang tasnya sobek diduga disilet karena ulah pencopet. Sementara itu, barang berharga di dalamnya raib.

Dari data tersebut, kebanyakan barang yang hilang milik pengunjung yakni dompet dan gawai.

Sementara itu pengelola Pasar Seni Gabusan, Wiwit Dananto mengatakan, untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan saat gelaran Bantul Expo pihak Dinas Perdagangan Bantul telah menggandeng berbagai instansi. Diantaranya aparat kepolisian,TNI, Pasikaton, Sat Pol PP Bantul, pemerintah kecamatan, desa dan padukuhan. Mereka ditempatkan di titik strategis untuk menjaga keamanan para pengunjung.

Perihal kasus kehilangan barang berharga tersebut, Wiwit berdalih bahwa kehilangan belum tentu dilakukan oleh pelaku kejahatan. Pasalnya beberapa barang milik pengunjung seperti dompet terjatuh ditemukan dan dikembalikan dalam keadaan utuh.