Narkoba, Ancaman Serius Eksistensi Negara dan Ketahanan Nasional
Sosial

Narkoba, Ancaman Serius Eksistensi Negara dan Ketahanan Nasional

Bantul,(bantul.sorot.co)--Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman terbesar bagi generasi muda bangsa Indonesia. Bonus demografi bangsa yang memiliki penduduk terbesar ke-4 di dunia, di 2030 pun terancam.

Jika hal tersebut dibiarkan, bonus demografi akan menjadi beban bangsa Indonesia. Imbasnya eksistensi negara dan ketahanan nasional menjadi rawan.

"Masalah yang ditimbulkan oleh narkoba akan terus menggerogoti bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi bonus demografi bangsa kita di 2030. Jika tidak ditanggulangi menjadi ancaman serius eksistensi negara dan ketahanan nasional," ujar Wakil Gubernur DIY Paku Alam X saat memberikan sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018, Kamis (12/07) di Pendopo Manggala Parasamya.

Menurut Paku Alam, untuk memberantas barang berbahaya tersebut, ada dua strategi khusus yaitu penegakan hukum dan pendekatan kesehatan. Penegakan hukum, kata Paku Alam, untuk memutus mata rantai jaringan narkoba dari produsen ke pengedar. 

Sementara itu pendekatan kesehatan, bertujuan memutus mata rantai bagi pecandu narkoba. Dengan perawatan atau rehabilitasi intensif diharapkan pengguna yang terjerembab dalam zat perusak moral tersebut segera pulih hidup normal.