Usai Salat Ashar, Terduga Teroris Disergap Densus 88
Peristiwa

Usai Salat Ashar, Terduga Teroris Disergap Densus 88

Imogiri, (bantul.sorot.co)--Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri membekuk terduga teroris di sebuah kontrakan di Padukuhan Kerto Tengah RT 09, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Rabu (10/07/2018) sore sekitar pukul 15.15 WIB. Terduga teroris berinisial G (32) warga Karangkajen, Yogyakarta disergap puluhan Densus 88 usai menjalankan ibadah salat Ashar di Masjid Al Falah Kerto.

Istri Ketua RW 08 Padukuhan Kerto Tengah, Nur Habibah (41) mengatakan, kejadian tersebut sempat membuat warga terkejut. Pasalnya, puluhan anggota Densus 88 bersenjata lengkap tiba-tiba datang dan langsung melakukan penjagaan di beberapa titik padukuhan. Pun sebagian dari mereka siap-siap untuk menyergap G yang saat itu sedang melakukan salat ashar.

"Jamaah salat ashar tahu Densus sudah standby di beberapa titik sebelah barat timur. Ditunggu sampai selesai salat ashar di Masjid Al Falah. Begitu turun langsung disergap, kepalanya dikasih penutup (sebo), kedua tangannya dikasih ke belakang, diboncengkan, sepeda motor dibawa," ujar Nur ditemui sorot.co, di kediamannya, Kamis (11/07/2018) pagi.

Setelah berhasil membawa G, Densus 88 lantas bergerak menuju kontrakan G yang lokasinya tidak jauh dari lokasi penangkapan. Di tempat tersebut Densus 88 menyergap istrinya berinisial TM (30) dan dua anak laki-lakinya yang masih berusia 5 dan 7 tahun. 

"Densus, Polisi, RT kan laki-laki semua, Bu RT baru kerja. Saya kebetulan pas disitu (sekitar kontrakan G) ngecek bangunan. Saya dipanggil (Densus 88) untuk memeriksa TM, saya periksa saya raba. Diulang lagi Bu , sampai semua tubuhnya benar-benar diraba sampai benar-benar aman. Sampai tidak ada yang mencurigakan. Saya pegang perut saya kaget ibunya baru hamil. Terus saya bilang ke Densus 88 ibunya baru hamil," tandasnya.

Istri G dan dua anaknya kemudian masuk ke mobil Densus 88 dibawa ke Mapolres Bantul. Nur Habibah yang turut mendampingi istri G, menuju ke Polres Bantul saat salat mahgrib tiba. TM diperiksa polwan di Polres Bantul hingga pukul 20.00 WIB. Wanita yang sedang hamil 4,5 bulan tersebut kemudian dikembalikan ke kontrakannya sekitar pukul 20.30 WIB.

"Istrinya dikembalikan malam itu juga, sekitar jam setengah sembilan setelah diperiksa di Mapolres Bantul. Paginya sudah beraktivitas nganter anaknya sekolah. Dia (TM) tidak tahu kondisi suaminya dan belum tahu kasus apa yang menjeratnya," ucap dia.

Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Padukuhan Kerto Tengah, Desa Imogiri. Namun demikian, Sahat tidak menyebutkan secara gamblang perihal kasus tersebut. Pasalnya operasi penangkapan itu langsung dari Densus 88 Mabes Polri.