Bali Korban Hilang di Parangtritis Ditemukan di Perairan Cilacap
Peristiwa

Bali Korban Hilang di Parangtritis Ditemukan di Perairan Cilacap

Bantul, (bantul.sorot.co)--Koordinator Sar Pantai Parangtritis Kecamatan Kretek, Muhammad Arif Nugroho memastikan mayat yang ditemukan di Perairan Teluk Penyu sekitar 2 Mil dari Desa Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah adalah Ismul Maulid Balia Muhammad (14).

Korban merupakan warga Padukuhan Kandangan, Desa Condongcampur, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara yang hilang setelah terseret ombak Pantai Parangtritis pada Minggu 1 Juli 2018 sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut juga merenggut nyawa tetangga Bali bernama Mansur. Namun jasad pemuda 25 tahun tersebut ditemukan keesokan harinya dalam kondisi meninggal dunia 10 kilometer dari lokasi kejadian tepatnya di Pantai Pandansari, Desa Srigading, Kecamatan Sanden.

"Mayat ditemukan mengapung oleh nelayan dan dievakuasi oleh personel Pos Basarnas Cilacap dinyatakan benar korban atas nama Ismul Maulid Balia Muhammad 14 tahun korban laka laut di Pantai Parangtritis pada Minggu 1 Juli 2018," ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/07/2018).

Korban ditemukan dalam kondisi kulit tubuh mengelupas dan sudah tidak berbentuk. Ia diketahui adalah Bali setelah ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban masih menempel. Selain itu, gigi gingsul korban memperkuat dugaan, bahwa ia merupakan santri Pondok Pesantren Tawangsari, Wonosobo, Jawa Tengah yang hilang. 

Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan, kepastian korban adalah Bali setelah kakak kandungnya, Mashud didampingi beberapa keluarga memastikan secara langsung ke Cilacap.

" Keluarga korban sudah datang ke Cilacap, membenarkan bahwa jenazah adalah Bali berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan. Sekarang proses pemulangan jenazah ke Banjarnegara," ujarnya.