Begal Marak di Bantul, Sepekan Ada Dua Kasus
Hukum & Kriminal

Begal Marak di Bantul, Sepekan Ada Dua Kasus

Bantul, (bantul.sorot.co)--Teror pelaku kejahatan jalanan berupa pembegalan menghantui warga di Kabupaten Bantul. Dalam sepekan, dua kasus tersebut terjadi di jalanan di wilayah kota Projotamansari. Dua orang perempuan menjadi sasaran nekat para bandit.

Sebelumnya, aksi bar-bar yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada 30 Juni 2018 dini hari di Jalan Bantul, tepatnya di Bakalan, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon. Korbannya seorang wanita bernama Svenda Yuandari, warga Cangkring, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumah sehabis kerja di wilayah Yogyakarta. Setibanya di lokasi kejadian, korban yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet dua orang laki-laki misterius lantas menyaut tas berisi barang-barang berharga. Peristiwa tersebut membuat korban trauma, ia juga menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Hampir sepekan berlalu, kasus pembegalan kembali terjadi. Kali ini korbannya seorang perempuan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kendati tidak mengalami kerugian material, namun ulah biadab para pelaku membuat korban tergolek tak berdaya.

Korban terjatuh dari sepeda motor saat pelaku beraksi. Akibatnya korban harus mendapat perawatan intensif di RS Panembahan Senopati lantaran luka parah. Korban yakni Damiasih (49), warga Padukuhan Jetak Desa Ringinharjo, Kecamatan Bantul.

Kasus yang menimpa Damiasih terjadi pada Jumat, 6 Juni 2018 sekitar pukul 08.40 WIB di Jalan Kolonel Sugiono Padukuhan Jetak, Desa Ringinharjo.

Kronologi kejadian sewaktu korban hendak pulang ke kediamannya usai kerja. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario AB 6746 WG sesampainya di depan klinik di wilayah Jetak mendadak dipepet oleh dua orang laki-laki menggunakan sepeda motor Kawasaki KLX.

Dari salah satu pelaku menarik tas warna hitam milik korban yang lilitkan di bagian tubuhnya. Tarikan itu membuat korban kehilangan keseimbangan hingga korban terjatuh dari sepeda motor. Akibatnya korban luka pada bagian wajah.

"Para pelaku sempat dikejar warga, tapi sampai di Jembatan Sindon, Guwosari, Pajangan, dari keterangan saksi pelaku mengacungkan senjata api jenis pistol. Karena takut warga tidak melanjutkan pengejaran. Di dalam tas hanya ada surat penting tidak ada uang atau barang berharga lainnya. Kasus itu masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bantul," ujar Kompol Paimun, Kapolsek Bantul, Minggu (08/07/2018).