Sepekan Jelang Lebaran, Warga Berbondong-bondong Tukar Uang Pecahan
Peristiwa

Sepekan Jelang Lebaran, Warga Berbondong-bondong Tukar Uang Pecahan

Bantul, (bantul.sorot.co)--Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, masyarakat Bantul berbondong-bondong menukarkan uang pecahan rupiah ke sejumlah bank di wilayah Kabupaten Bantul. Penukaran uang tersebut nantinya dimaksudkan untuk persiapan merayakan lebaran. Saat menggelar silaturahmi dengan sanak saudara, sebagai tradisi lebaran mereka terbiasa memberikan kebahagiaan perayaan Idul Fitri dengan berbagi sejumlah uang.

Dari pantauan sorot.co, ratusan warga Bantul berduyun-duyun memasuki kawasan Gedung Induk Parasamya Bantul. Mereka ingin menukarkan sejumlah uang tanpa dipungut biaya ke bank yang telah ditunjuk oleh Bank Indonesia (BI).

Nampak warga rela mengantre sejak pukul 08.00 WIB untuk menukar uang pecahan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dalam kesempatan tersebut BI menyetok uang pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu dengan total keseluruhan hampir 1 miliar.

"Kita menyediakan 2 kantong untuk pecahan Rp 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu dan 20 ribu. Hampir Rp 1 miliar di tempat ini," ujar salah satu Staf Bank BPD DIY, Arum Sari Andanyani, ditemui sorot.co disela-sela memantau penukaran uang, Rabu pagi.

Penukaran uang tersebut digelar Bank Indonesia sejak awal puasa Ramadan di bank-bank pemerintah di masing-masing Kabupaten/Kota di DIY. Jasa penukaran uang pecahan gratis tersebut berakhir pada esok hari Jumat 8 Juni 2018. 

Yuni Susilowati warga Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan mengatakan telah menyiapkan uang Rp 2 juta untuk ditukar pecahan Rp 10 ribu. Meskipun antrean panjang Yuni mengaku tidak masalah.

Yuni menuturkan, uang tersebut nantinya akan dibagikan ke anak-anak di kampungnya. Hal itu sudah menjadi tradisi turun-temurun sebagai bentuk syukur lantaran telah menjalankan ibadah puasa dan berbagi kegembiraan merayakan lebaran.

Warga Kecamatan Jetis Bantul, Dwi Prastowo mengaku mengantongi uang Rp 1,5 juta. Dia mengatakan uang tersebut bakal ditukarkan dengan pecahan Rp 10 ribu.

"Ini untuk anak-anak kampung, ya berbagi bahagia lebaran. Anak saya kan juga dapat dari tetangga, nah kita gantian ngasih," ujarnya.