Pembangunan Proyek Investor Bikin Bising, Warga Kecam Pemkab Bantul
Peristiwa

Pembangunan Proyek Investor Bikin Bising, Warga Kecam Pemkab Bantul

Pajangan,(bantul.sorot.co)--Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul membangun proyek Asphalt Mixing Plant (AMP) di Padukuhan Bungsing, Desa Guwosari dikecam warga sekitar. Pasalnya, proyek AMP yang bakal dibangun investor tersebut memberi dampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

"Warga tidak mau pengalaman pahit sebelumnya kembali menimpa warga Bungsing, karena sampai sekarang masih ada warga sekitar AMP yang sakit berkepanjangan," ujar Ketua RT 04, Padukuhan Bungsing, Ismail.

Menurutnya, sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di sekitar proyek AMP telah menolaknya. Investor dituding ingkar janji, pasalnya sebelum dibangun mereka mengatakan bahwa AMP alatnya ramah lingkungan, tidak bising dan tidak berasap. Namun pada kenyataannya, setelah AMP beroperasi, apa yang dijanjikan tersebut tidak terbukti. 

Setelah beroperasi asap, debu dan suara bising masih terjadi. Tidak sesuai dengan apa yang disosialisasikan, tandasnya.

Terkait hal tersebut, pemerintah didesak untuk mempertimbangkan kembali rencana proyek AMP. Oleh karenanya, dengan tegas Ismail berharap, demi kesehatan warga sekitar, rencana proyek AMP agar dihentikan. Pemkab Bantul didorong agar lebih mengutamakan kesehatan warga dibandingkan dengan menarik investor yang justru menyengsarakan rakyat.

Seberapa pun kompensasi yang bakal diberikan, kata Ismail, warga tak akan bergeming sedikitpun. Perusahaan pernah memberikan kompensasi, namun tidak sebanding dengan efek yang ditimbulkannya. Bagi yang tidak dekat dengan proyek tersebut, mungkin tidak terlalu diambil pusing. Namun bagi warga sekitar yang jaraknya dekat dengan bangunan AMP menjadi dilematis.

" Sebagai orang yang dituakan di RT 04, saya harus bersama keinginannya (warga), ini soal kesehatan dan kenyamanan hidup warga, jangan justru berpihak ke investor dan mengabaikan aspirasi warga," tandasnya.

Rosyid salah satu Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri Pajangan yang lokasinya tak jauh dari rencana proyek AMP, menyesalkan rencana AMP kembali dibangun. Akibat tidak ramah lingkungan, akreditasi di sekolah tersebut tidak mendapatkan nilai yang memuaskan.

Sangat menggangu sekali, justru ketika akreditasi nilai yang anjlok dari lingkungan, ujarnya.