Ratusan Penyandang Disabilitas Akses Layanan Jamkesus Terpadu
Advertorial

Ratusan Penyandang Disabilitas Akses Layanan Jamkesus Terpadu

Bantul,(bantul.sorot.co)--Ratusan penyandang disabilitas di empat kecamatan di Bantul mengikuti kegiatan layanan kesehatan jaminan kesehatan khusus (Jamkesus) yang diselenggarakan oleh Balai Penyelenggara Jamkesos (Daerah Istimewa Yogyakarta) DIY, di Gedung Pertemuan Komplek Perkantoran Pemda II Manding, Senin (14/5/2018).

Menurut Kepala Seksi Pemeliharaan Kesehatan Balai Penyelenggara (bapel) Jamkesos DIY, Agus Priyanto, layanan jamkesus kali ini merupakan layanan yang pertama di tahun 2018. Ada sekitar 100-150 penyandang disabilitas dari 4 kecamatan mengakses layanan terpadu ini. Berbagai instansi dan lembaga dilibatkan dalam kegiatan ini di antaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Tagana, Karang Taruna, dan sejumlah Puskesmas.

Hari ini kami pelayanan meliputi layanan kesehatan umum, spesialis, alat bantu sampai dan reparasi alat bantu penyandang disabilitas,” ujar Agus Priyanto.

Tahun ini, lanjut Agus, pihaknya menargetkan sebanyak 1.000 penyandang disabilitas dapat mengakses layanan jamkesus terpadu. Melalui Bapel Jamkesos DIY pihaknya ingin menyalurkan seluruh program bantuan yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Ia berharap, masyarakat penyandang disabilitas untuk aktif mengikuti layanan tersebut sehingga bantuan dapat diberikan tepat sasaran. 

Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono yang ikut meninjau pelayanan Jamkesus tersebut menuturkan, masyarakat penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dengan warga yang lain, mulai layanan dari kesehatan, pendidikan dan layanan lainnya. Pemerintah terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Bupati juga mengajak para penyandang disabilitas untuk bersama-sama mendukung pembangunan di Kabupaten Bantul dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ini merupakan kewajiban dan ikhtiar kita sebagai pemerintah daerah untuk memberikan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan kebutuhan berbagai aspek kehidupan bagi penyandang disabilitas. Saya mengajak semuanya senantiasa meningkatkan kesadaran kita akan eksistensi dari seluruh penyandang disabilitas di sekitar kita. Mari kita meningkatkan kepedulian terhadap mereka supaya terwujud kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas di Kabupaten Bantul,” tuturnya.