Sempat Mengeluh Sakit, Pemuda Penjual Siomay Keliling Tewas Gantung Diri
Peristiwa

Sempat Mengeluh Sakit, Pemuda Penjual Siomay Keliling Tewas Gantung Diri

Kretek,(bantul.sorot.co)--Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Bantul. Setelah sebelumnya pada Rabu (09/05) di Padukuhan Badut Kidul, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu geger dengan seorang warganya gantung diri, kini kasus yang sama kembali terjadi di wilayah lain di Bantul.

Seorang pemuda lajang bernama Supriyanto (30), warga Padukuhan Mulekan II, RT 06, Desa Tirtosari Kecamatan Kretek, ditemukan dalam keadaan tewas tergantung di pintu kamar tidurnya, Sabtu (12/05/2018) pagi.

Korban pertama kali diketahui oleh budenya bernama Saniyem (60), sekitar pukul 08.00 WIB, saat hendak memberikan sarapan kepada korban. Dipanggil beberapa kali korban tidak menyahut, sedangkan posisi pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi kemudian meminta tolong tetangga untuk membuka kamar korban.

Kulo wau ajeng nyukani susu kalih maem (Saya tadi mau kasih segelas susu dan sepiring makan), kulo celak-celuk kok ora semaur ning kok kamare dikunci (saya panggil tetapi tidak menyahut, tetapi kamarnya terkunci dari dalam). Kulo trus nyelok tonggo kulo ken bantu buka pintu (saya kemudahan memanggil tetangga, minta bantuan untuk buka pintu),” ujar Saniyem, Sabtu pagi.

Setelah pintu didobrak warga, didapati korban yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang siomay keliling itu tergantung di pintu kamar. Seutas tali tampar menjerat leher korban dan dikaitkan dengan kayu lubang udara di atas pintu kamar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Kretek. 

Lurah Desa Tirtosari Longgar mengatakan, korban sehari-harinya hidup seorang diri. Kedua orangtuanya sudah meninggal dunia sekitar empat tahun yang lalu. Korban dikenal sebagai pribadi yang baik, pendiam dan tidak neko-neko. Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, dua hari yang lalu korban sempat sambatan memperbaiki rumah warga. Korban sempat mengeluh sakit ke warga sekitar.

Pas sambatan sempat mengeluh sakit, katanya sakit masuk angin dan istirahat beberapa hari tidak ikut sambatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kretek Kompol Leo Pasak mengatakan, dari hasil identifikasi Tim Inafis Polres Bantul tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban meninggal dunia murni karena bunuh diri. Terkait motif dari aksi nekat pemuda tersebut, hingga saat ini belum diketahui dan masih dalam penyelidikan petugas.

Korban tidak ada masalah dengan keluarga atau siapapun. Kalau orangnya pendiam, keluarga dan warga juga kaget tidak ada apa-apa, tahu-tahu didapati meninggal gantung diri,” ujarnya.