Peringatan Petugas Tak Digubris, Penambang Liar di Gumuk Pasir Terus Beraktivitas
Peristiwa

Peringatan Petugas Tak Digubris, Penambang Liar di Gumuk Pasir Terus Beraktivitas

Kretek,(bantul.sorot.co)--Aktivitas penambangan liar di kawasan Gumuk Pasir Padukuhan Grogol IX Desa Parangtritis masih saja berlangsung. Peringatan hingga tindakan yang sudah dilakukan forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkompimcam) Kretek maupun pemerintah kabupaten (Pemda) Bantul, tampaknya tak digubris para penambang.

Hingga kemarin, Kamis 26 April 2018 petang, kegiatan penambangan ilegal di gundukan bukit atau igir dari hembusan angin kebanggaan warga DIY tersebut, masih saja terjadi.

Dari pantauan sorot.co pukul 17.30 WIB, sebuah dump truk dengan cat bak berwarna kuning tua bermuatan pasir keluar dari zona Gumuk Pasir yang berada di pinggir Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tepatnya di Padukuhan Grogol IX, Desa Parangtritis.

Untuk mengelabuhi isi muatan dalam dump truk, para penambang yang tidak diketahui asal-usulnya tersebut menutup pada bagian bak dump truk dengan plastik terpal. Dengan menggunakan terpal berwarna orange pada bagian atas bak dump truk tersebut, sang sopir kemudian melaju ke arah utara Yogyakarta.

Sementara itu, beberapa orang usai menaikkan pasir dengan alat tradisional seperti cangkul sekop dan serok, terlihat bubar setelah dump truk tersebut pergi. Warga setempat yang identitasnya minta tidak untuk ditulis mengatakan, tidak mengenal para pelaku penambang pasir tersebut.

Niku kadose dede tiang mriki (itu kayaknya bukan orang warga Grogol Parangtritis),” kata laki-laki lansia warga Grogol IX yang memiliki sawah tak jauh dari lokasi penambangan.

Sebelumnya, Camat Kretek Cahya Widada kepada sorot.co mengatakan jika di kawasan tersebut sudah tidak terjadi penambangan pasir. Cahya mengklaim turun langsung ke kawasan penambangan untuk memastikan jika di area tersebut bersih dari aktivitas penambangan.