Ratusan Rumah di Bantul Rusak Diterjang Angin Ribut
Peristiwa

Ratusan Rumah di Bantul Rusak Diterjang Angin Ribut

Banguntapan,(bantul.sorot.co)--Ratusan rumah di Desa/Kecamatan Banguntapan porak poranda diterjang angin puting beliung, pada Selasa (24/02) siang sekitar pukul 14.05 WIB. Beruntung angin berbentuk tornado yang menerjang pemukiman warga dan sejumlah fasilitas umum itu tidak mengakibatkan korban jiwa maupun terluka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, dari pendataan sementara, kerusakan rumah tersebar di 4 padukuhan. Di Padukuhan Sorowajan Baru terdapat 81 rumah rusak, 1 buah pos ronda dan 1 buah pohon tumbang. Di Padukuhan Karangjambe 7 rumah dan 1 rumah ibadah, sedangkan di Padukuhan Sorowajan Lama 3 rumah dan Karangbendo 10 rumah.

Selain di wilayah Banguntapan, angin kencang juga menerjang wilayah kecamatan Pleret, namun imbas yang ditimbulkan angin kencang tidak terlalu parah.

Angin kencang juga terjadi di Padukuhan Cegokan, Desa Wonolelo Kecamatan Pleret. 1 buah pohon tumbang akibat dari kejadian tersebut,” ujarnya, Rabu (25/04/2018).

Sementara itu, dari data sementara, kerusakan yang ditimbulkan dari angin kencang, yang biasa disebut juga dengan angin Leysus tersebut sebagian besar pada bagian atap. Estimasi kerugian akibat bencana tersebut mencapai lebih dari Rp 66 juta. Gabungan Tim dari Satgas BPBD Bantul, Satgas BPBD DIY, Polri, Tagana, Sar Sultan Agung, Relawan dan masyarakat masih melakukan pendataan. 

Masih didata,mungkin masih ada rumah ataupun fasilitas umum yang masih tercecer belum terdata, tandasnya.

Terkait cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini terjadi , Dwi menghimbau masyarakat agar selalu waspada. Berdasarkan peringatan dini yang disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY pada 24 April 2018, ada potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah DIY. Hal tersebut terjadi lantaran pergantian musim atau pancaroba yang terjadi diprediksi hingga akhir April.

Sebagai langkah pencegahan, terhadap kemungkinan angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, agar warga mengurangi dahan pohon yang rimbun. Bila terjadi bencana alam agar cepat melapor ke BPBD Bantul,” tandasnya.