Laka Karambol di Jalan Ringroad Timur, Empat Kendaraan Rusak Parah
Peristiwa

Laka Karambol di Jalan Ringroad Timur, Empat Kendaraan Rusak Parah

Banguntapan,(bantul.sorot.co)--Kecelakan karambol antara bus dengan tiga buah mobil di Jalan Ringroad Timur Yogyakarta atau jalan Ahmad Yani tepatnya di Perempatan Karangturi, Padukuhan Modalan, Desa Banguntapan, Sabtu (14/04/2018) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, membuat seorang penumpang terluka parah dan harus mendapat perawatan intensif di RS Panti Rapih Yogyakarta.

Menurut, Kanit Laka Sat Lantas Polres Bantul Ipda Mulyanto, Kecelakaan yang diduga karena sopir bus mengantuk tersebut juga membuat kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah. Bus dan tiga buah mobil yang terlibat dalam kecelakan tersebut mengalami kerusakan parah. Kecelakaan hebat tersebut terjadi saat bus Eka jenis Hyundai S 7202 US yang dikemudikan Sareh (40) warga Kediri Jawa Timur melaju dari arah utara ke selatan.

Setibanya di traffic light perempatan Karangturi sopir bus yang diduga mengantuk, tiba-tiba menghantam mobil Toyota Innova AA 9158 ZK yang dikemudikan Prasetyo Wibowo warga Ngemplak Sleman yang saat itu berhenti di lampu apil tersebut karena lampu menyala merah.

Tak berhenti sampai disitu, benturan keras tersebut hingga mendorong mobil hingga menghantam mobil di depannya, yakni Nissan Serena AB 1723 MZ yang disopiri Nur Winantiyo warga Jakarta. Mobil itu pun mendorong Daihatsu Hijet AD 8736 MC yang dikemudikan Tapsirin warga Banguntapan Bantul.

Dalam kecelakan tersebut, seorang penumpang mobil Toyota Innova luka pada bagian kepala. Korban dilarikan ke RS Panti Rapih,” ujarnya.

Ditambahkan, Kanit Lantas Polsek Banguntapan, Iptu Slamet, kecelakan tersebut membuat bus rusak pada bagian bodi depan. Sementara tiga mobil yakni Toyota Innova ringsek pada bagian bodi depan, mobil jenis Nissan Serena rusak pada bagian bodi depan dan mobil Daihatsu Hijet rusak pada bagian bodi belakang. 

Saat ini kecelakaan sudah ditangani Unit Lantas Polsek Banguntapan dan Satlantas Polres Bantul. Untuk sopir baru dimintai keterangan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan,” terangnya.