Antisipasi Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Bantul Dilaunching
Hukum & Kriminal

Antisipasi Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Bantul Dilaunching

Bantul,(bantul.sorot.co)--Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi surga para bandar narkoba kelas kakap. Pengungkapan kasus narkoba hampir setiap waktu dilakukan di berbagai pelosok Indonesia. Bahkan baru baru ini Polri berhasil meringkus bandar narkoba asal China di Anyer, Kabupaten Serang, Banten dengan barang bukti sabu seberat 1,6 ton.

Mengantisipasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang semakin luas yang mengancam generasi penerus bangsa, Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memperluas aparatnya hingga di tingkat Kabupaten. Sebagai bentuk komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Bantul terhadap upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayahnya. Bupati Bantul Suharsono melaunching Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Jumat (13/04/2018) di Pendopo Parasamya.

Kantor BNNK Bantul bermarkas di eks Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan di Jalan Wahidin Sudirohusodo No 75 Bantul.

Lounching BNNK kabupaten Bantul ini sebagai wujud nyata, keseriusan Bupati Bantul dan jajarannya sebagai upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN) di Bantul,” ujar Ketua BNNK Bantul, Arfin Munajah, Jumat pagi.

Sementara itu, Ketua BNNK DIY, Brigjen Pol Triwarno Atmojo mengapresiasi langkah Bupati Bantul yang telah memiliki kantor BNNK Bantul. Adanya BNNK di Bantul pihaknya berharap kota Projotamansari ini menjadi kota bersih dari narkoba dan menjadi contoh bagi kabupaten lain. 

Bupati Bantul Suharsono dalam sambutannya mengatakan, beberapa bulan yang lalu pernah terjadi kasus beberapa warga Bantul meninggal dunia lantaran telah menenggak minuman keras oplosan. Kasus tersebut cukup membuat pihaknya geram dan melakukan berbagai antisipasi di antaranya mengintensifkan koordinasai jajaran di bawah untuk pengawasan peredaran miras.

Pihaknya berharap, adanya BNNK di Bantul lebih fokus untuk menangani kasus peredaran narkoba. Bupati berharap kota Projotamansari bebas dari peredaran narkoba.