Buka Karaoke Ilegal, Dua Warga Sanden Divonis Denda Rp 10 Juta
Hukum & Kriminal

Buka Karaoke Ilegal, Dua Warga Sanden Divonis Denda Rp 10 Juta

Bantul,(bantul.sorot.co)--Sar (36) warga Padukuhan Karanganyar, Desa Gadingharjo dan Sw (35) warga Padukuhan Ngepet, Desa Srigading hanya bisa pasrah dan tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (12/04/2018). Dua terdakwa warga Kecamatan Sanden tersebut terbukti bersalah lantaran telah membuka bisnis karaoke secara ilegal di wilayah Pantai Samas. Mereka pun divonis denda oleh hakim PN Bantul, Evi Insari, masing-masing Rp 10 juta subsider 7 hari kurungan penjara. 

Kasi Penindakan Sat Pol PP Bantul, Sismadi mengatakan, dua orang tersebut terbukti secara sah telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 04/2014 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata pasal 7 ayat 1. Mereka membuka usaha hiburan malam berupa karaoke itu tanpa dilengkapi dengan izin usaha. 

Hakim memvonis denda masing-masing Rp 10 juta. Tidak mau bayar diganti kurungan 7 hari. Kalau Sr menerima dan sanggup  membayar denda, namun untuk Sw tadi masih pikir-pikir, ujarnya, Kamis siang. 

Sikap tegas terhadap dua pemilik karaoke tersebut diambil lantaran selama ini mereka telah diperingatkan namun masih tetap nekat beroperasi di Pantai Samas. Sismadi mengaku tak segan-segan menindak bisnis yang diduga sebagai sarang praktik prostitusi dan jual beli miras tersebut lantaran telah meresahkan warga. Pihaknya pun mengimbau agar pemilik karoke yang lain yang masih beroperasi agar segera menutup.  

Kalau yang lain masih buka, akan kita tindak tegas seperti yang lainnya, tandasnya.