Kapolres Minta Warga Tidak Terprovokasi Aksi Memecah Belah Umat
Hukum & Kriminal

Kapolres Minta Warga Tidak Terprovokasi Aksi Memecah Belah Umat

Bantul,(bantul.sorot.co)--Kapolres Bantul, Sahat Marisi Hasibuan, meminta masyarakat tidak terprovokasi adanya aksi teror yang membakar gazebo dan perlenglapan Mushola Fathurrahman di kampung Kepanjen, Padukuhan Bintaran, Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan.

Tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan jangan terpancing untuk memecah belah persatuan,” ujarnya, dihubungi Rabu (14/03/2018).

Kapolres mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan dan penyelidikan kasus pembakaran tersebut. Jajaran Sat Reskrim bersama Polsek Banguntapan masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Percayakan kepada kami untuk mengusut dan mengungkap kasus ini. Siapapun pelakunya akan kita tindak,” tegasnya.

Terpisah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Bantul secara resmi menyatakan sikap terkait kasus tersebut. Komandan Kokam Bantul, Fuad Yusuf, mengatakan, aksi pembakaran merupakan bentuk kebiadaban terhadap umat Islam di Banguntapan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, tindakan itu hanya mungkin dilakukan oleh orang-orang yang tidak beragama yang menjadi indikator kebangkitan PKI di NKRI,” ujarnya.

Selanjutnya, Kokam siap membantu polisi dan TNI dalam melakukan investigasi, sehingga terungkap dengan tuntas siapa dibalik kejadian itu. Kokam juga menghimbau kepada seluruh umat Islam dan komponen bangsa untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkokoh silaturahim, agar tidak mau dipecah belah dan diadu domba, sehingga NKRI tetap terjaga dari Sabang sampai Merauke.