Gandeng UMKM, Perusahaan Asal China Segera Dirikan Pabrik di Kawasan Industri Piyungan
Ekonomi

Gandeng UMKM, Perusahaan Asal China Segera Dirikan Pabrik di Kawasan Industri Piyungan

Bantul,(bantul.sorot.co)--Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (KUKM) Bantul, Sulistiyanto mengatakan, sebuah perusahaan berasal dari Negara China (Tiongkok) siap mendirikan pabrik di Kawasan Industri Piyungan di Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan. Sulistiyanto menyebut, beberapa produk China bakal dikembangkan di kawasan industri yang luasnya mencapai 300 hektar.

Ada pabrik yang di China nanti akan dipindah ke Bantul (Kawasan Industri Piyungan). Yang paling banyak pakaian Barbie, selama ini kan ada yang di China, rencananya akan dibawa ke sini,” ujarnya, Kamis (08/03/2018).

Sulistiyanto menyatakan, izin pemanfaata Kawasan Industri Piyungan khususnya di Desa Srimulyo Kecamatan Piyungan, sudah keluar dari pemerintah pusat. Sehingga jika ada investor yang berminat melirik kawasan tersebut untuk mengembangkan usahanya, secara otomatis akan terintegrasi oleh sistem KLIK BKPM atau Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dari pemerintah pusat. 

Dikatakan Sulis, dengan keluarnya izin tersebut, secara otomatis pabrik tersebut sudah bisa beroperasi. Pengelola tinggal melengkapi beberapa izin pendukung lainnya di antaranya Izin Membangun Bangunan (IMB) dan Izin Usaha Industri (IUI).

Yang menarik di kawasan industri tersebut, kata Sulis, yakni berpusatnya ekonomi kreatif. Produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) akan banyak mengisi dalam kawasan industri tersebut. Pihak Pemkab Bantul akan bermitra dengan pengelola untuk untuk mengembangkan produk mereka bersama kelompok-kelompok masyarakat.

Untuk standarisasi produk dan bahan baku dari pihak investor, sedangkan pihak Pemkab hanya akan memberikan fasilitas pelatihan kelompok tersebut.

Pemkab Bantul nanti ada program latihan untuk UMKM berbasis produk yang mereka usulkan,” tandasnya.