Orang Tua Siswa Korban Penganiayaan Laporkan Pelaku ke Polisi
Hukum & Kriminal

Orang Tua Siswa Korban Penganiayaan Laporkan Pelaku ke Polisi

Bambanglipuro,(bantul.sorot.co)--Dugaan persekusi yang dilakukan beberapa orang siswa SMP Negeri 2 Sanden kepada seorang siswa berinisial FWN (15), membuat orang tua korban geram. Orang tua FWN, Iskandar, mengaku akan menyelesaikan kasus tersebut melalui jalur hukum. Pasalnya, dugaan penganiayaan yang dilakukan pelaku terjadi tak hanya sekali.

Iskandar menceritakan, awal persekusi terhadap anaknya itu terjadi pada Rabu 21 Februari 2018, sekitar pukul 09.45 WIB. Saat itu waktu jam istirahat dari kegiatan belajar mengajar, tanpa sengaja anaknya berjalan menyenggol salah satu dari pelaku.

Tak terima terkena senggolan badan, salah satu pelaku lantas mengundang beberapa rekannya kemudian menghajar FWN ramai-ramai di dalam kelas. Korban sebelumnya meminta kepada pelaku agar diselesaikan secara baik-baik dan berniat meminta maaf. Namun, tak disambut dengan baik.

Anak saya minta diselesaikan baik-baik tapi mereka tidak mau, malah (FWN) dipukuli ramai-ramai di kelas,” katanya, Senin (26/2/2018) pagi.

Puas melayangkan beberapa bogem mentah kepada FWN, pelaku yang diduga berjumlah lima orang kelas VII itu kemudian mengancam korban. Mereka meminta agar korban tak nengadu kepada guru dan orang tuanya. Jika hal itu dilakukan, beberapa siswa ingusan itu mengancam akan menghajar korban. 

Anak saya diancam agar tidak melapor guru. Kalau lapor mau dibuat lebih parah lagi. Setelah dipukuli, anak saya diajak ke UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) temannya, untuk diobati karena ada luka lebam dan sakit pada bagian kepala,” terangnya.

Kepada sorot.co, Iskandar menegaskan, tak akan kompromi dengan para pelaku dan menganggap kasus tersebut cukup fatal. Iskandar mengaku telah melaporkan perkara itu bersama anaknya ke Mapolsek Sanden, pada Jumat (23/02).

Penganiyaan itu, sudah saya laporkan sama anak saya ke Polsek Sanden. Saya maunya (pelaku) ini diproses hukum,” tandasnya.