Kabar Duka, Seniman Pelawak Gareng Rakasiwi Berpulang
Sosial

Kabar Duka, Seniman Pelawak Gareng Rakasiwi Berpulang

Bantul,(bantul.sorot.co)--Dunia seni lawak Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik. Dwiyanto atau yang dikenal dengan nama Gareng Rakasiwi meninggal dunia pada Jumat (09/02/2018) pagi sekitar pukul 03.00 WIB di RS Adelia Ngoto Sewon. Pelawak kondang multitalenta tersebut meninggal di usia 51 tahun setelah terserang penyakit jantung.

Menurut rekan alamrhum sesama seniman, Wisben, meninggalnya Gareng mengejutkan banyak pihak karena sebelum meninggal, ia tampak sehat dan tidak merasakan keluhan sakit. Pada Kamis 08 Januari 2018 sore, ia bersama Gareng masih mengisi hiburan lawak di pertemuan Dealer Handphone se Indonesia di Graha Telkomsel Gatot Subroto Jakarta.

Hari Kamis (08/02) kemarin itu, kami masih menerima job. Itu job dadakan dari teman EO (event organizer) Jakarta. Suruh menghibur Dealer Handphone se Indonesia,” ujar Wisben, ditemui sorot.co di rumah duka Gareng di Perum Romansa Ngoto Sewon.

Dijelaskan Wisben, Gareng bersama dirinya tiba di Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan pesawat. Karena pentas dijadwalkan pukul 14.00 WIB, ia berdua kemudian menunggu di Hotel. Karena tiket balik ke Yogyakarta pada pukul 17.00 WIB, jadwal mereka manggung diajukan pada 15.00 WIB. 

Kita manggung ada Band Naif juga, saat di hotel Gareng badannya dingin, tapi tak tanya, dia bilang tidak apa-apa. Kemudian ganti kostum kita manggung. Selesai manggung, kita langsung ke Bandara Halim pulang,” tandasnya.

Tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta, Gareng dijemput adiknya Ivan. Namun sebelum pulang, Wisben mengaku aneh karena Gareng meminta untuk difoto bersama adiknya. Kata Gareng foto sebagai kenang-kenangan.

Jam 02.00 WIB saya dapat telpon dari Gareng. Ada sekitar 3 kali panggilan tapi saya diamkan paling cuma mau guyonan. Baru sekitar pukul 02.30 Wib, Parti (istri Gareng) telpon nangis-nangis. Itu saya tidak tanya pasti ada-ada langsung saya ke rumahnya. Saya mendapati sahabat saya sudah tidak ada,” tandasnya.

Dari pantauan di rumah duka, hingga Jumat siang banyak teman, sahabat, kolega dan tokoh-tokoh seniman di Yogyakarta yang berdatangan untuk mengantarakan almarhum di peristirahatan terakhir. Tampak juga salah satu adik Sultan yakni Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, melayat di rumah duka.