Gadis Cantik Korban Percobaan Pembunuhan Dikenal Berprestasi di Kampus
Peristiwa

Gadis Cantik Korban Percobaan Pembunuhan Dikenal Berprestasi di Kampus

Kretek,(bantul.sorot.co)--Seorang mahasiswi bernama Septiana (20), warga Padukuhan Gatak, Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten Jawa Tengah, diduga menjadi korban percobaan pembunuhan di Jembatan Kretek, Senin (29/01/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Gadis yang masih tercatat sebagai mahasiswi di Perguruan Tinggi Negeri di Solo itu, dikenal sebagai gadis cerdas di lingkungan rumahnya.

Teman sekaligus tetangga korban, Zainuddin mengatakan, korban dikenal warga seorang gadis yang baik dan cerdas di kampung. Selain prestasi akademik, korban juga aktif dalam segala kegiatan pemuda maupun di remaja masjid.

Korban cerdas, kakaknya juga (cerdas). Korban aktif di sebagai remaja masjid,” ujarnya, ditemui sorot.co di Puskesmas Kretek, Senin siang.

Namun, akhir-akhir ini korban bersikap aneh korban cenderung tertutup dan tak mau bergaul. Korban yang merupakan anak ke dua dari dua bersaudara tersebut tertutup kepada teman-temannya. Sejumlah teman lain di kampungnya juga merasakan perubahan dari sikap dari korban. 

Korban akhir-akhir ini tertutup sama teman-teman. Dan warga kampung,” tandasnya.

Sementara itu Sepupu korban, Dimas mengatakan, korban memang dikenal sebagai seorang yang cerdas. Kuliah di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) itu merupakan buah dari kepintarannya. Dari seorang ibu dan bapak yang setiap harinya bekerja sebagai pedagang siomay, gadis cantik itu mendapatkan beasiswa pendidikan penuh dari Qatar Foundation.

Septiana ini cerdas, kuliah (di UNS) dapat beasiswa dari Qatar Foundation,” ujarnya.

Sementara terkait peristiwa tersebut, pihak keluarga mengaku kaget. Berita simpang siur terhadap korban tersebut membuat bapak ibunya shock. Atas permintaan keluarga, Dimas lebih duluan untuk memastikan kondisi korban di Puskesmas Kretek.

Ibu bapaknya kaget, saya disuruh duluan memastikan keadaannya. Alhamdulillah kondisi baik,” tandasnya.