Kecewa Di-PHK, PHL Gembok Pintu Stadion Sultan Agung
Peristiwa

Kecewa Di-PHK, PHL Gembok Pintu Stadion Sultan Agung

Jetis, (bantul.sorot.co)--Tak terima di PHK Bupati Bantul Suharsono, belasan Pekerja Harian Lepas (PHL) Stadion Sultan Agung (SSA) menggembok pintu masuk utama Stadiun. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes kebijakan Bupati yang dianggap sewenang-wenang.

"Kita segel, sampai tuntutan kita dipenuhi. Kita nunggu atasan kita (Disdikpora) komunikasi dengan Bupati hasilnya seperti apa," ujar Aris Murdianto, ditemui sorot.co di SSA, Kamis siang.

Menurut Aris, pintu masuk tersebut merupakan akses utama pengunjung SSA. Protes dengan cara dikunci itu sebagai bentuk merespon kebijakan Bupati yang dianggap tidak berpihak kepada wong cilik. 

"Style1" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;">Aris yang bekerja sebagai security Stadion Sultan Agung itu menegaskan, pintu akan dikunci sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Jika pihak Pemkab tidak menanggapi permintaan sebanyak 15 THL yang di-PHK, maka pintu akan tetap di segel dan dibiarkan dalam kondisi terkunci.

"Style1" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;">Sementara itu, jumlah keseluruhan PHL Disdikpora di Stadion Sultan Agung mencapai 30 orang karyawan. Meski PHL yang diberhentikan hanya sebanyak 15 orang, namun semua PHL di Stadion Sultan Agung menyepakati untuk melakukan aksi mogok kerja.

Kita sudah sepakat, baik yang lolos maupun tidak akan mogok kerja. Kita satu keluarga, ini sebagai bentuk keprihatinan atas keputusan Bupati,” tandasnya.