Usai Rayakan Tahun Baru, Seorang Remaja Dibacok Gerombolan Geng Motor
Peristiwa

Usai Rayakan Tahun Baru, Seorang Remaja Dibacok Gerombolan Geng Motor

Jetis,(bantul.sorot.co)--Segerembolan pengendara motor melakukan aksi penganiayaan di Padukuhan Sindet, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, pada Senin (01/01/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat ulah para pelaku yang diyakini masih berusia remaja itu, seorang warga mengalami luka bacok dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Korban diketahui bernama Yusron Ramadhan (17), warga Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, mengalami luka akiabt sabetan senjata tajam pada bagian kaki. Menurut Kapolsek Jetis, AKP S Parmin, awalnya korban bersama lima orang rekannya mengendarai tiga sepeda motor dari arah selatan Pantai Parangtritis. Korban usai merayakan malam tahun baru dan hendak mengantar pacarnya pulang di Padukuhan Sindet Desa Trimulyo.

Korban dengan yang diduga dalam kondisi mabuk berat, sampai di sekitar Lapangan Demi berpapasan dengan rombongan sepeda motor berjumlah 15 orang berboncengan dari arah utara.

Ada sekitar 30 orang, beberapa di antaranya bawa senjata tajam. Ada saksi yang melihat jenisnya pedang,” ujarnya, Senin siang.

Tiba-tiba rombongan yang rata-rata mengendarai sepeda motor matic yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut, berputar arah dan mengejar korban. Tanpa sebab yang jelas, salah satu rombongan itu menyabet korban dengan sebilah pedang mengenai kaki di bagian kiri dan kanan. 

Usai melakukan pembacokan, rombongan kemudian kabur melarikan diri meninggalkan korban dengan kondisi terluka. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian memberikan pertolonan dan membawa korban ke Rumah Sakit Nur Hidayah Blawong. Sebagian teman korban kemudian melaporan kejadian itu ke pihak kepolisian. Saat anggota mendatangi lokasi kejadian, semua pelaku sudah meninggalkan tempat kejadian perkara.

Anggota masih melakukan pendalaman dan penyelidikan. Untuk ciri-ciri pelaku diduga masih remaja smeua tetapi untuk detil pelaku kita akan tanya korban. Saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih terpengaruh minuman keras,” tandasnya.