Akses Jalan ke Goa Jepang Terputus, Aktivitas Perekonomian Warga Lumpuh
Wisata

Akses Jalan ke Goa Jepang Terputus, Aktivitas Perekonomian Warga Lumpuh

Pundong,(bantul.sorot.co)--Putusnya jalan menuju situs Goa Jepang di Padukuhan Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, membuat sejumlah pedagang di objek ini berhenti berjualan. Akses jalan menuju lokasi ini longsor dan ambles akibat banjir pada Selasa (28/11) lalu.

Jalan selebar enam setengah meter tersebut ambles sekitar satu setengah meter dan tidak bisa dilewati kendaraan wisatawan yang hendak berkunjung ke objek wisata bersejarah peninggalan Perang Dunia II.

Pedagang di sana (Goa Jepang) tidak ada aktivitas, padahal itu membantu perekonomian warga setiap harinya. Ini juga mau libur tahun baru dan biasanya ramai, tapi ini jelas lumpuh total,” ujar anggota Pengelola Objek wisata Surocolo-Goa Jepang, Triyanto, Kamis (06/12/2017).

Menurut Triyanto, beberapa pedagang termasuk ayahnya, setelah situs Goa Jepang dilakukan inovasi setiap harinya banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Rata-rata, setiap harinya ada sekitar 20 kendaraan roda dua dan empat mobil pribadi yang datang. Bahkan, pengelola sudah mendapatkan langganan wisatawan travel dari Malaysia. 

Yang sering itu wisatawan dari Malaysia, sudah kita kasih tahu kalau jalan longsor dan tidak bisa dikunjungi sampai waktu yang belum ditentukan,” tandasnya.

Selain pedagang, kunjugan wisatawan ke Goa Jepang juga menggeliatkan perekonomian warga dari pengelolaan parkir dan kamar mandi umum yang ikut lumpuh. Sumardi warga Padukuhan Poyahan Desa Seloharjo, mengatakan, sejak jalan terputus akibat banjir, banyak wisatawan yang kecele dan memilih balik kanan, untuk mencari objek wisata lainnya.

Banyak yang balik, karena mereka tidak tahu kalau jalannya putus. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan ini karena objek wisata sejarah itu juga menopang ekonomi warga,” ujarnya.